KLU--Tiga SPBU yang sempat ditutup karena persoalan hukum sempat menuai kecemasan publik. Pasalnya dampak penutupan tersebut dirasakan masyarakat yakni susahnya mengakses BBM.
Dimana dengan penutupan itu warga Lombok Utara hanya dapat mengakses BBM di dua SPBU saja yakni SPBU Telaga Wareng Pemenang dan SPBU Gangga.
Atas persoalan itu pun Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menyurati pihak Pertamina agar menyikapi persoalan tersebut dengan mengambil langkah cepat.
“Alhamdulillah kita baru mendengar kabar sudah ada respon dari Pertamina,” ungkap Sekda Lombok Utara, Sahabudin, kemarin.
Terkait dengan itu, kabarnya SPBU Pemenang akan mulai dibuka lebih dahulu, menyusul SPBU Tanjung dan SPBU Kayangan. Berdasarkan informasi SPBU Pemenang akan mulai beroperasi pada Jumat (Hari ini,red).
Pembukaan kembali SPBU ini jelas Sahabudin menjawab apa yang menjadi keluhan masyarakat terutama Petani, dan Nelayan yang mengakui sulit dalam mengakses BBM. Penutupan itu juga diakuinya menghambat perekonomian masyarakat luas.
Atas persoalan ini, Pertamina Patra Niaga berkomitmen demi kelancaran dan pemenuhan kebutuhan BBM bagi masyarakat Lombok Utara di tengah proses eksekusi lahan SPBU di Lombok Utara, berbagai langkah antisipasi dan mitigasi dilaksanakan berikut koordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait.
Sebagaimana dijelaskan Pertamina Patra Niaga melalui Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, dalam rangka upaya kelancaran penyaluran BBM, terdapat empat SPBU terdekat yang disiapkan sebagai alternatif layanan, yakni SPBU 5483310, SPBU 5483316, SPBU 5483314, dan SPBU 5483305.
“Sedangkan untuk SPBU dalam proses hukum, saat ini dilaksanakan proses mitigasi yakni pengambilalihan sementara oleh Pertamina Patra Niaga,” jelasnya.
Pertamina kata Ahad memastikan layanan energi bagi masyarakat tidak terkendala, upaya mitigasi alih pengelolaan SPBU sebagai solusi sementara proses hukum berlangsung.(dhe)
