MATARAM – Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) PPP di Kabupaten Bima berlangsung aman dan lancar tanpa dinamika berarti. Hal itu disampaikan Sekwil PPP NTB, Sitti Ari di Mataram (15/04).
Ia menegaskan, proses Muscab tidak terpengaruh oleh isu penolakan yang sempat mencuat dari sejumlah DPC di daerah lain.
“Muscab di Bima tadi aman, lancar, tidak ada dinamika apa-apa. Tidak terpengaruh dengan isu-isu penolakan,” ujarnya.
Menurutnya, soliditas partai tetap terjaga karena kepemimpinan yang terpusat dan berjalan sesuai garis komando.
“Kita ini satu komando, karena pimpinannya satu. Jadi itu yang kita jalankan,” tambahnya.
Terkait agenda selanjutnya, pengurus menyampaikan bahwa rangkaian Muscab akan berlanjut ke beberapa daerah lain di Nusa Tenggara Barat.
“Setelah ini kami akan ke Sumbawa dan Lombok Barat. Rencananya minggu depan, hari Rabu, kegiatan akan dilakukan serentak,” jelasnya.
Selain itu, setelah seluruh rangkaian Muscab selesai, hasilnya akan dibawa ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk mendapatkan rekomendasi resmi.
“Setelah itu baru direkomendasikan ke DPP, dan DPP yang akan mengeluarkan SK,” katanya.
Menanggapi isu penolakan dari beberapa DPC, Siti Ari menilai hal tersebut tidak berdampak signifikan terhadap kondisi internal partai.
“Yang menolak itu hanya beberapa saja, dan kebanyakan bukan lagi bagian dari struktur aktif,” tegasnya.
Ia juga menyebut bahwa penolakan tersebut lebih bersifat individual dan bukan representasi kader secara keseluruhan.
“Itu oknum, bukan atas nama kader yang sekarang,” pungkasnya. (jho)
