LOBAR – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) telah merampungkan agenda penting penentuan nakhoda baru partai melalui proses pemetaan yang ketat, Kamis (6/4). Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB akhirnya merilis empat nama potensial yang akan memperebutkan kursi Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Lobar.
Ketua Panitia Musyawarah, Fauzi, menyatakan dinamika internal partai berjalan sangat positif dan demokratis. Kehadiran seluruh elemen partai menjadi bukti soliditas PKB di wilayah Lobar menyongsong kontestasi politik ke depan.
“Keluarga besar PKB hari ini seluruh Indonesia mustinya riang gembira. PAC seluruh Lombok Barat dan Dewan Syuro-nya, Dewan Tanfidz-nya hadir 100 persen,” ujar Fauzi di Hotel Montana Senggigi.
Berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan oleh DPP PKB, terpilihlah empat nama yang dianggap memenuhi kriteria untuk memimpin partai. Keempat nama tersebut merupakan kader-kader terbaik yang telah melalui proses pemantauan kinerja dan loyalitas oleh pengurus pusat.
“Mereka adalah Tuan Guru Hardiyatullah, Fauzi, Tuan Guru Khudari Ibrahim, sama Hajjah Rabiah,” urai Fauzi merincikan figur-figur yang muncul dalam amplop usulan tersebut.
Nama-nama tersebut muncul setelah DPP melakukan evaluasi mendalam, termasuk mempertimbangkan senioritas serta pengalaman berorganisasi di internal partai. Meskipun sebelumnya sempat beredar spekulasi mengenai adanya lima nama dari Unsur DPRD Lobar, Fauzi menegaskan keputusan akhir DPP tetap mengerucut pada empat figur tersebut.
Keempat calon tersebut tidak langsung ditetapkan sebagai ketua, melainkan harus melewati serangkaian tes lanjutan untuk menguji kapasitas kepemimpinan mereka. PKB menerapkan standar yang tinggi dalam memilih ketua di tingkat daerah agar mampu membawa visi partai dengan baik.
Fauzi menjelaskan bahwa para calon akan mengikuti proses teknis yang melibatkan pihak profesional maupun akademisi.
“Empat ini kan mengikuti uji psikotes, uji kelayakan, dan kepatutan dari hasil DPP tanggal 24 nanti,” jelasnya.
Menariknya, PKB juga melibatkan pihak eksternal untuk menjamin objektivitas penilaian. Beberapa universitas ternama dilibatkan untuk membedah kompetensi dan kelayakan para kandidat melalui fit and proper test. Fauzi menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan dengan transparan. DPP membuka peluang bagi Pengurus Anak Cabang (PAC) untuk memberikan masukan terhadap empat nama yang diusulkan. Namun, secara aklamasi, seluruh PAC menyatakan setuju dengan hasil pemetaan pusat tersebut.
“Dari hasil pemetaan DPP itu ada empat nama. Dibukalah amplop dari DPP, ditawarkan ke pemilik suara PAC, apa mau menambah dari hasil pemetaan DPP atau tidak? Tapi semua PAC se-Lombok Barat menyatakan cukup dengan pemetaan DPP itu saja,” tegas Fauzi.
Mengenai kapan hasil akhir akan diumumkan secara resmi, Fauzi menyebutkan bahwa jadwal pelantikan direncanakan akan dilakukan pada bulan Juni mendatang. Hingga saat itu, seluruh kandidat memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan kepercayaan dari DPP PKB berdasarkan hasil seluruh rangkaian tes yang dilakukan. (win)