LOBAR – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Pemkab Lobar) secara resmi memulai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Kabupaten Lombok Barat tahun 2026. Acara Kick Off yang berlangsung khidmat dan penuh antusiasme ini dipusatkan di ikon daerah, Bundaran Giri Menang Square (GMS), pada Selasa (17/3). Peringatan tahun ini mengusun tema besar “Patju Begawean”, sebuah frasa yang merepresentasikan semangat kerja keras, ketekunan, dan dedikasi tanpa henti.
Bupati Lobar, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) memimpin langsung momentum pembukaan ini. Mengajak seluruh lapisan elemen masyarakat memperkuat sinergi demi kemajuan daerah yang lebih mandiri dan berkeadilan.
Bupati LAZ menjelaskan bahwa pemilihan tema “Patju Begawean” memiliki kedalaman filosofis bagi masyarakat “Gumi Patut Patuh Patju”. Istilah tersebut bukan sekadar jargon, melainkan sebuah pesan moral dan pengingat akan jati diri masyarakat Lobar yang dikenal gigih dalam berkarya.
“Pemilihan tema ‘Patju Begawean’ bukanlah tanpa alasan. Istilah tersebut mengandung makna mendalam tentang keteguhan dan kerja keras yang tekun serta pantang menyerah. Peringatan hari jadi ini tidak hanya menjadi ajang seremonial semata, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat rasa kebersamaan, persatuan, serta semangat membangun ddaerah” ujar Bupati LAZ di hadapan para undangan dan masyarakat yang hadir.
Ia menambahkan bahwa usia 68 tahun merupakan refleksi dari perjalanan panjang sejarah perjuangan. Menurutnya, berbagai capaian pembangunan yang dinikmati saat ini, mulai dari sektor sosial hingga ekonomi, buah dari kolektivitas antara pemerintah dan masyarakat yang diwariskan antar-generasi.
Acara kick off ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Wakil Bupati Lobar Hj. Nurul Adha, Pj. Sekda Lobar H. Ahmad Saikh, serta Direktur Utama PAM Giri Menang H. Sudirman. Kehadiran para pimpinan daerah ini menegaskan soliditas birokrasi dalam mengawal visi pembangunan Lobar.
Bupati LAZ menekankan bahwa tantangan pembangunan ke depan akan semakin kompleks, namun dengan modal semangat “Patju Begawean”, ia optimis setiap hambatan dapat teratasi. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah konsisten memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
“Berbagai capaian yang kita rasakan saat ini tentunya tidak terlepas dari kerja keras Pemerintah Daerah, dukungan masyarakat, serta sinergi dari berbagai pihak yang memiliki komitmen sama dalam memajukan daerah,” imbuh ketua DPW PAN NTB tersebut.
Memeriahkan hari jadi yang jatuh pada 17 April mendatang, Pemkab Lobar telah merancang serangkaian kegiatan yang berpusat di Alun-Alun Giri Menang Park dan Taman Kota Gerung. Rangkaian acara tersebut dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 11 hingga 19 April 2026, mencakup aspek religius, pelestarian budaya, hingga penguatan ekonomi lokal.
Beberapa agenda utama yang patut dinantikan oleh masyarakat meliputi, Zikir dan Doa Bersama di laksanakan pada 15 April di Bencingah Agung sebagai wujud syukur atas keberlangsungan pembangunan.
Kemudian Upacara Puncak, Peringatan inti pada 17 April yang melibatkan unsur TNI/Polri, pelajar, dan tokoh masyarakat. Pameran Potensi Desa, Mengusung semangat “Sejahtera Dari Desa”, pameran ini menonjolkan produk unggulan UMKM dan inovasi desa pada 17-19 April.
Pelestarian Budaya Peresean, Pertunjukan seni bela diri tradisional Sasak yang akan digelar di Koloseum Taman Kota Gerung.
Hiburan Rakyat, Penampilan grup musik lokal serta aksi panggung spesial dari Amtenar, dibarengi dengan kegiatan Night Run.
Salah satu poin krusial yang ditegaskan Bupati dalam perayaan tahun ini adalah optimalisasi potensi desa. Melalui Pameran Potensi Desa, pemerintah ingin memberikan ruang promosi yang lebih luas bagi produk-produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih besar.
“Melalui berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat, diharapkan peringatan ini dapat menjadi wadah untuk memperkuat nilai-nilai persatuan, gotong royong, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah,” tutur Bupati LAZ.
Dengan estimasi kunjungan mencapai 10.000 orang selama rangkaian acara, perayaan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga motor penggerak ekonomi bagi pelaku usaha mikro di Lombok Barat. Menutup sambutannya, Bupati mengajak masyarakat menyambut usia baru daerah dengan penuh optimisme.
“Dirgahayu Kabupaten Lombok Barat! Dirgahayu Gumi Patut Patuh Patju!” pungkasnya dengan penuh semangat.(win)