BERSATU: silaturahmi Bupati Lobar H Lalu Ahmad Zaini bersama jajaran dengan H Lalu Daryadi dan ketua DPRD Lalu Ivan Indaryadi, di Labuapi, Kamis (28/8).(ist)

LOBAR—Silahturahmi Bupati dengan Tokoh Masyarakat Sekotong H Lalu Daryadi dan Ketua DPRD Lobar Lalu Ivan Indaryadi, Kamis (28/8), menjadi perhatian banyak kalangan.

Didampingi beberapa jajaran kepala OPD, pertemuan tiga tokoh besar di kawasan Labuapi itu menepis rumor dan isu miring yang berhumbus belakangan ini. Pascakedatangan tokoh sekotong itu ke kantor Bupati Lobar, Senin(25/8).

Para tokoh Lobar itu menjalin komunikasi untuk berkolaborasi membangun daerah. Asisten I Setda Lobar H Saepul Ahkam yang turut mendampingi Bupati menerangkan bahwa silaturahmi antara Bupati dengan HL Dar bentuk rasa kekelurgaan. Sebab pria yang akrab disapa Miq Tuan Dar itu dianggapnya sebagai orang tua dan keluarga besar sehingga saat pertemuan itu begitu cair dan penuh kekeluargaan.

“Alhamdulillah tadi kita ketawa-ketawa, sangat cair, pak Bupati tidak pernah ada persoalan, dan Mim Tuan juga tidak pernah ada persoalan,”terangnya kapada awak media saat dikonfirmasi.

Menurutnya karena kesibukan membuat Bupati dan Wabup belakangan ini terbatas melakukan silahturahmi ke tokoh-tokoh seperti biasanya.

Namun dengan silaturahmi lagi atas nama Pemkab ini pun menyambung komunikasi yang jarang sebelumnya. Sebab menurut Ahkam, Mik Tuan dan keluarga merupakan keluarga besar Lobar.

Bahkn terkait Mik Tuan Dar datang beberapa hari lalu ke Kantor Bupati murni ingin silaturahmi dengan Bupati. Namun saat itu tidak terkonfirmasi bahwa Bupati masih berada di luar Daerah sehingga tidak bisa bertemu dengan bupati.

“Tentu sebagai kunjungan balas, artinya daripada menjadi isu yang tidak-tidak, pak Bupati silaturahmi dengan Mik Tuan, ada ketua DPRD juga tadi,” sambungnya.

Termasuk isu yang beredar soal mobilisasi demo, ujarnya tidak dibahas secara spesifik. Namun itu menjadi bagian diskusi ringan dengan Mik Tuan dan ketua DPRD.

“Diskusi sangat ringan, bahwa nanti kalau ada apa-apa, lebih baik Kita saling Tabayyun langsung. Itu sepakatnya tadi, supaya mengindari hal-hal yang kurang,”imbuhnya.

Yang jelas Bupati dalam Pemkab Lobar sangat terbuka ingin berkolaborasi dengan semua pihak dalam membangun daerah kedepan. Dimana Bupati dan Wabup sangat fokus membangun daerah berharap kolaborasi semua pihak. Ia tak ingin terpecah-belah dengan isu-isu yang bisa dikomunikasikan sebagai keluarga besar Lobar.

“Begitulah cara kita mencintai Lobar, kita ingin membangun Lobar. Pak Bupati dan Wabup betul – betul ingin fokus membangun Lobar, kita butuh partisipasi banyak Pihak,” imbuhnya.

Partisipasi itu tentu dengan berbagai bentuk pendekatan, misalnya kalau konstruktif saling mendengar pendapat. Dan saling bertabayyun bila ada isu-isu yang kurang tepat.

Hal senada disampaikan Lalu Anton Hariawan. Menurutnya pertemuan itu antara orang tua dan anak. Mik Tuan mendatangi Kantor Bupati, itu tujuannya silaturahmi selaku orang tua yang menganggap Bupati sebagai anaknya. Begitupula bupati, menganggap mik Tuan sebagai orang tua.

“Jadi tidak ada ada itu, tidak benar itu (isu miring). Itu (kedatangan mik Tuan Dar) sebagai bentuk rasa sayang, orang tua kepada anak. Kita diskusi saja tadi sambil ketawa tadi.

“Tegasnya menepis isu miring soal persoalan HL Dar dan Ketua DPRD dengan Bupati. Pertemuan itu berlangsung di rumahnya sekitar pukul 10.30 sampai jam 12.30 siang. (win)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *