Zona Merah Lotim Kembali Bertambah

IMG 20200420 WA0081

DATA : Peta sebaran covid-19 di wilayah Lotim (sumber data.

LOTIM – Kawasan zona merah di Lombok Timur (Lotim), terus bertambah. Jika sebelumnya zona merah sebanyak enam kecamatan, kini menjadi tujuh kecamatan. Bertambahnya zona merah tersebut, seiring dengan bertambahnya pasien positif Covid-19 yang berasal dari Kecamatan Wanasaba. Saat ini, mereka sedang menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Selong.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Pathurrohman, mengatakan, pemerintah Lotim melalui satgas Covid-19 yang telah dibentuk, berusaha maksimal dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 ini. Berbagai upaya telah dilakukan dalam usaha memutus rantai penyebaran wabah tersebut. Sehingga zona kuning bisa menjadi zona hijau, dan zona merah menjadi zona kuning.

Usaha memutus rantai penyebaran Covid-19 akan terwujud sambungnya, bila masyarakat sendiri bekerjasama baik dengan pemerintah. Salah satunya, melakukan isolasi mandiri, mencuci tangan menggunakan sabun, meningkatkan imunitas tubuh, mentaati setiap imbauan pemerintah dan lainnya. “Pasien positif Covid-19, terus bertambah dari klaster Gowa Sulawesi Selatan,” sebutnya.

Ia mengungkapkan, untuk memutus penyebaran Covid-19, pemerintah masih fokus terhadap jamaah tabliq eks Gowa Sulawesi Selatan. Meningkatnya zona merah dan zona kuning, tidak lain dari hasil tracking contact para jamaah tabliq yang pulang dari Gowa. Bahkan dimasing-masing kecamatan, sebarannya ada sehingga banyak wilayah status zona merah dan zona kuning. “Tanpa kerjasama baik masyarakat, akan sulit menekan peredaran Covid-19 ini,” tegas Pathurrohman lagi.

Hingga saat ini, perkembangan jumlah pelaku perjalanan tanpa gejala (PPTG) sebanyak 12.080 orang. Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 584 orang. Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 1.544 orang, dimana 1500 orang menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan selesai pemantauan sebanyak 1228 orang serta masih dalam pemantauan 272 orang. ODP yang menjalani isolasi di Rusunawa Labuhan Lombok sebanyak 44 orang dimana 30 orang telah dipulangkan dan 14 orang masih pemantauan. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 61 orang, dimana 53 PDP menjalani isolasi di RSUD Selong dan PDP tergolong ringan sebanyak 8 orang menjalani isolasi dan masih dalam pengawasan di Rusunawa Labuhan Lombok. Sedangkan pasien Positif Covid-19, naik menjadi 14 orang dimana 4 orang dinyatakan sembuh, sisanya 10 orang masih ditangani di ruang isolasi RSUD Selong. “Tim medis kita terus berjuang, menekan jumlah Covid-19 ini. Secara umum, kondisi pasien positif Covid-19, baik-baik saja,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, pihaknya mengimbau masyarakat bersama-sama memutus rantai penyebaran Covid-19, dengan mengikuti imbauan atau anjuran pemerintah. “Mudahan wabah corona ini cepat berakhir,” harapnya. (fa’i/r3)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Wagub Sampaikan Perkembangan Penanganan Covid-19 di Rapat Paripurna DPRD NTB

Read Next

Arena Judi Sabung Ayam Digerebek

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *