Warga Bun Beleng Tagih Janji Bupati Lobar

F JALANNN

IST/RADAR MANDALIKA RUSAK: Beginilah kondisi jalan menuju bukit Dusun Bun Beleng Desa Sekotong Timur Kecamatan Lembar.

LOBAR—Warga Dusun Bun Beleng, Desa Sekotong Timur, Kecamatan Lembar menagih janji Pemkab Lobar untuk perbaikan jalan. Sebab hingga kini kondisi jalan perbukitan itu tak kunjung disentuh Pemkab Lobar. Padahal Bupati Lobar H Fauzan Khalid pernah turun ke dusun terpencil itu.

Ibnu, seorang warga mendesak Pemda segera membangun jalan yang rusak di dusun setempat, seperti dijanjikan bupati.

“Kepada bapak bupati dan ibu wakil bupati, kami masyarakat Dusun Bun Beleng meminta untuk segera dibangunkan jalan. Karena kondisinya rusak parah, sangat tak layak,” ungkapnya, kemarin.

Kondisi masyarakat semakin menderita ketika musim hujan seperti saat ini. Jalan menjadi becek, licin dan berbahaya kalau dilewati kendaraan. Kadus Bun Beleng, Abdul hafiz Sulaiman mengatakan jalan yang rusak itu menjadi satu-satunya akses menuju dusun setempat. Selain itu, jalan tersebut dilalui masyarakat yang bermukim di beberapa dusun lain di atas perbukitan tersebut. Diantaranya Dusun Aik Mual, Aik Mual Utara, Menomang.

“Panjang jalan yang rusak parah ini 5-6 kilometer. Kondisinya rusak berat, tak layak dilalui,” terangnya.

Pihaknya bersama warga sangat berharap Pemkab segera memperbaiki jalan itu. Terlebih di daerah itu hidup 500 KK atau sekitar 4000 jiwa. Warga pun sangat bergantung dari akses jalan yang hanya satu itu. Akibat akses jalan rusak parah, berpegaruh pada kondisi perekonomian, pendidikan dan kesehatan masyarakat. “Aktifitas ekonomi kita tersendat gara-gara jalan rusak ini, Belum lagi kalau ada warga sakit sangat susah dibawa ke fasilitas kesehatan. Mereka harus digotong ke puskesmas, dan itu sangat menyulitkan bagi masyakarat,” keluhnya.

Menurutnya, upaya memperbaiki jalan ini sering kali diusulkan. Bahkan bupati pernah menjanjikan penanganan jalan. Namun setelah hasil silaturahmi dirinya bersama kadus lain, BPD dan Kades ke Bupati, ternyata pengerjaan jalan ini dibatalkan tahun ini. Karena alasan pandemi atau sebab yang lain.

“Kalau hujan seperti saat ini, warga kami sangat sengsara gara-gara jalan rusak,” imbuhnya.

Menanggapi tuntutan warga ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lobar, Made Arthadana mengatakan penanganan jalan itu masuk prioritas tahun ini. Karena jalur Mareje sudah dibangun tahun Lalu. “Masuk prioritas penanganan tahun ini, tapi uang yang ada hanya cukup untuk penanganan ruas jalan Sekotong-Lemer, dan di daerah Narmada tahun ini,” jelasnya.

Selain itu penanganan jalan di dua daerah itu, pada tahun ini juga ditangani dari Kementerian PDT. Yakni jalan menuju Embung Pandan Wangi Mareje. Ia tak menampik jika memang sudah menyampaikan ke warga bahwa jalan itu akan ditangani. “Namun saat itu belum Covid-19. Akan tetapi begitu Covid-19, anggaran tidak ada,” pungkasnya.(win)

1 Review

?s=96&d=mm&r=g
bola165
1

Bola165

Hallo Gamer Indonesia Bola165 Memberikan Bonus WD( WITHDRAW ) Hingga 10%, EDISI TERBATAS Buruan Daftar sekarang juga di Bola165, Cek promo bisa disini >>> biolinky.co/promobola165

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Polres Loteng Akan Berlakukan Tilang Digital

Read Next

Batujai jadi Percontohan Penanganan Stunting di NTB

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *