KHOTIM/RADARMANDALIKA.ID JUARA: Tim basket putra SMAN 1 Praya pose usai mengalahkan tim MAN 1 Lombok Tengah di GOR Praya, Kamis sore kemarin.

PRAYA – Pertandingan tingkat SMA sederajat yang digelar Cabang Olahraga (Cabor) Persatuan Basket Indonesia (Perbasi) Lombok Tengah yang berlangsung empat hari di GOR Tastura. Sebanyak 24 tim basket sekolah berlaga pada ajang tersebut.

Dari laga yang dilaksanakan Perbasi Loteng ini berikut merupakan juara yang berhasil naik di podium. Untuk tim putra di juara I diraih oleh SMAN 1 Praya, juara II MAN 1 Loteng dan juara III yakni SMAN 1 Kopang. Sementara untuk tim putri, tim SMAN 1 Praya menjadi juara I, juara II yakni SMAN 1 Jonggat dan juara III yakni SMAN 1 Pringgarata.

Pelatih Basket SMAN 1 Praya, Azan Subhi mengungkapkan, pada saat pertandingan berlangsung, timnya sempat unggul jauh di putaran pertama, namun laga di putaran kedua dan ketiga mulai kejar-kejaran poin. Dan dibabak putaran keempat timnya lebih kebut dalam mencetak poin supaya landingnya lebih jauh tidak terkejar, dimana skor akhir kedudukan 34 -48.

“Dari babak penyisihan hingga final tim kita ini sudah main tiga kali, baik putra maupun putri. Dan target kami dengan kawin gelar putra dan putri juara 1 tercapai,” ucapnya.

Azan berharap, untuk anak-anak muda loteng melalui momentum ini, merupakan awal bangkitnya basket di Loteng. Dan untuk tim SMAN 1 Praya juga jangan pernah berhenti berlatih dengan kemenangan ini, tentu harus lebih rajin latihan supaya makin berkualitas dan makin unggul dalam upgrade kemampuan basketnya dan terus berkembang.

Sementara, Sekretaris Perbasi Loteng, Aditia Kurniawan mengungkapkan, kompetisi basket ini merupakan kompetisi perdana digelar di Loteng selama kepengurusannya.

“Memang selama ini kita terkendala minimnya anggaran, ini saja kemarin kita dapat anggaran dari Dispora Loteng dengan dana seadanya, namun antusiasme peserta sangat luar biasa,” ungkapnya.

“Harapan kami Pemda Loteng lebih mendukung Perbasi dalam memperbanyak even lagi ke depan, karena kita yang sempat vakum karena pandemi lalu, namun even ini merupakan even awal bangkit basket di Loteng,” ungkapnya.

Dari 24 tim yang berlaga ini, banyak bibit pemuda pemain yang berpotensi sangat bagus, terlebih menjadi atlet untuk membawa nama Loteng harum di kancah provinsi maupun nasional. Mengingat, selama ini, setiap tahun selalu ada saja putra maupun putri terbaik Loteng yang masuk dalam tim basket nasional.

“Terdekat yang di depan mata saat ini, usai kegiatan ini merupakan ajang seleksi pencarian bibit berbakat yang akan berlaga di ajang Porprov tahun 2023 mendatang membawa nama daerah tercinta Gumi Tatas Tuhu Trasna,” tandasnya.(tim)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 438

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *