Tidak Tahan, Pemuda Tanggung Nekad Perkosa Janda

0 Perkosa

MENUNJUKKAN: Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa didampingi anggota saat menunjukkan BB, Rabu kemarin.

MATARAM —Unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Satreskrim Polresta Mataram, menangkap seorang pelaku percobaan pemerkosaan. Pelaku berinisial SPR, 22 tahun warga Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela Kota Mataram. Pelaku ditangkap kepolisian karena melakukan percobaan pemerkosaan terhadap seorang janda di Tanjung Karang, Sekarbela, Kota Mataram. Korbannya juga berusia 22 tahun (pemuda tanggung, Red), warga Tanjung Karang.
‘’Kejadiannya dua hari lalu (07/09) sekitar pukul 03.00 dini hari. Sekarang pelaku kita amankan di Mapolresta Mataram,’’ ungkap Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa di Mataram, kemarin.
Kronologisnya, pelaku sudah lama memendam perasaan suka kepada sang janda. Sejak korban masih lajang. Pelaku sudah menyukai korban. Setelah korban bercerai dan berstatus janda. SPR tetap menyukai korban. Tapi perasaannya bukan lagi sekadar suka dan cinta. Pelaku rupanya memendam hasrat terpendam dan bernafsu dengan korban.

‘’Dari korban lajang sampai dia janda sekarang. Pelaku masih suka dengan korban,’’ bebernya.

Kebelet dengan korban yang sudah janda. Pelaku berencana untuk memperkosa korban. Persiapan diawali dengan melihat situasi di sekitar rumah korban. Saat orang tua korban tidak berada di rumah. Pelaku masuk melalui kamar orang tua korban. Pintu kamar lalu dikunci dari dalam. Lalu menggunakan tangga naik ke kamar korban.
Sampai di kamar korban. Nafsu birahi pelaku tidak tertahankan. Pelaku langsung membuka celana yang kemudian kedua tangan korban langsung dicengkram. Wanita pujaannya itu langsung berteriak. Pelaku malah semakin nekat dan menutup wajah korban dengan bantal. Korban saat itu menangis yang didengar oleh warga sekitar.
Sebelum warga datang. Pelaku sempat mencium dan meraba tubuh korban. Tapi karena warga ada yang datang. Buruh harian lepas itu langsung meninggalkan TKP.
“Karena takut, pelaku meninggalkan celananya di TKP. Dia takut ada warga yang datang. Padahal dia sempat mengancam korban dengan gunting,’’ ceritanya.
Akibat perbuatannya, pelaku yang hanya lulus SD itu terancam pasal 285 KUHP tentang persetubuhan dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara. (jho/rif)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Mahasiswa UIN Berang, Bakar Fasilitas Kampus

Read Next

Terduga Pengedar Sabu Diciduk

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *