DOK/RADARMANDALIKA.ID BALAPAN: Para pembalap WSBK persiapan ke lintasan Sirkuit Mandalika, Maret 2022.

PRAYA – Pemkab Lombok Tengah belum pasang target pendapatan asli daerah (PAD) dalam perhelatan event WSBK di Sirkuit Mandalika 11-13 November 2022.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lombok Tengah, Jalaludin menegaskan sementara ini target WSBK bakal dikalkulasikan berdasarkan dari progres penjualan tiket.

“Sudah ada rakor bilahari dengan pihak MGPA, ITDC dan semua pihak terkait, yang jelas atensi pemerintah,” tegasnya, kemarin.

 

Jelang pelaksanaan WSBK, Pemkab belum dapat menyampaikan angka pasti target PAD. “Target belum bisa diprediksikan. Asumsi pengalaman saat MotoGP lalu yang dipakai, sehingga semoga ada perbaikan,” jawabnya singkat.

Namun Jalal menambahkan bahwa pada WSBK tahun 2022, penontonnya menurun menjadi 45.000 orang penonton dan untuk MOTOGP 65.000 penonton. Jalal memperkirakan PAD akan naik seperti yang telah dirancang. Terutama dalam potensi PAD pajak parkir, pajak hotel dan restoran.

 

Sebelumnya, PAD dari sumber event Motogp Mandalika ada Rp 12 miliar. Namun jika secara akumulasi dengan pajak hotel dan restoran bisa tembus Rp 16 miliar.

Sekda Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya pernah menyampaikan, perhelatan event Motogp Maret 2022 lalu memberikan PAD segar. Namun kedepan PAD dalam event ini dipastikannya akan bertambah.
“Kalau diakumulasi dengan pajak hotel dan restoran, perkiraan kita sekitar 16 miliar,” katanya.

Sekda menjelaskan, angka 12 miliar tersebut sumber dari event Motogp yang berasal dari tiga sumber, pajak hiburan, penjualan tiket nonton Motogp dan pajak reklame serta pajak parkir.(tim)

 

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 288

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *