Suhaili Beberkan Hasil Telekonferensi Dengan Jokowi

575

IST/RADARMANDALIKA.ID H Moh Suhaili FT

PRAYA-Bupati Lombok Tengah, H Moh. Suhaili FT membeberkan hasil telekonferensi dengan Presiden RI, Joko Widodo, Senin lalu. Khusus pembahasan tentang pembangunan sirkuit MotoGP di Kuta Mandalika.

Suhaili mengatakan, presiden hanya menjelaskan beberapa hal yang harus diperhatikan agar diselsaikan. Dalam telekonferensi ini juga diikuti beberapa menteri. Di antaranya, Menkomaritim, PUPR dan lainnya.

Jokowi kata Suhaili dengan tegas menyampaikan soal pembebasan lahan jalur bypass sebagai infrastruktur pendukung utama motogp 2021.

Selain itu,soal lokasi pembangunan rumah sakit berstandar internasional. Kendati diakui Suhaili pindah lokasi. Sekarang anggaran untuk pembangunan RS sudah turun. “Sekarang tinggal persoalan bagaimana untuk lahan sesuai permintaan karang taruna. Kita juga akan pindahkan lokasi lapangan yang diminta karang taruna,” ungkap bupati, Sabtu siang kemarin.

Selain itu, dibahas juga masalah pembebasan lahan di sirkuit motoGP. Disampaikan dia, sudah dijelaskan formula penyelsaiannya. Ada yang tukar guling setengah, ada yang bayar setengah dan ada yang hanya pembayaran. “Dan ada yang sudah proses dan sudah tuntas,” klaimnya.

Suhaili kembali menegaskan, tidak ada masalah. Termasuk sekalimatpun tidak ada kata ditunda. “Saya jadi marah. Dari mana dapat informasi. Ini kan pro kepada pemilik tanah saja,” ujarnya tegas.

 Bupati dua periode ini menyebutkan, pemerintah tidak akan menzolimi pemilik tanah. Apalagi kita hidup di Negara hukum. Kalau pemerintah menzolimi bisa dipenjara juga pemerintah.

“Sirkuit yang belum tuntas sekitar 3 hektare, di luar sirkuit ada juga. Sekitar 10 hektare totalnya semua,” ungkap Suhaili.

Sampai sekarang, proses sedang berjalan. Termasuk negosiasi antara pihak pemerintah dengan warga pemilik tanah.

“Progres dari yang duduki lahan sebelumnya 180 kepala keluarga (KK), dan sekarang sudah pindah dengan sendirinya,” bebernya.

Untuk progres pembangunan di lokasi sirkuit. Sudah pada grounbreaking pemerataan. Sementara konstruksi pengaspalan akan mulai Juni 2020. Masa uji coba full pada bulan Maret 2021 tanpa penonton. Sementara Oktober 2021 baru full dengan penonton.

“Saya mohon pers agar mendukung. Ini bukan pencitra pemerintahan Suhaili- Pathul,” pungkasnya.(r1)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Gubernur Hadiri Simakrama, Ingatkan Pentingnya Social Distancing

Read Next

Pilkada Loteng, NW Belum Ambil Sikap

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *