Spesialis Jambret Diringkus

F JAMRET

IST/RADAR MANDALIKA AMANKAN: Tersangka spesialis jambret yang diamankan anggota Satreskrim Polres Lobar, Minggu (29/11) lalu.

LOBAR—Spesialis jambret yang kerap beraksi di Lombok Barat (Lobar) diringkus tim puma Satreskrim Polres Lobar. Tersangka tercatat sudah melakukan aksi di tujuh tempat berbeda. Polisi mengamankan satu penadah inisial GP warga Rumak Kecamatan Kediri, dan satu orang tersangka inisial HW.

Menurut Kasat Reskrim Polres Lobar, AKP Dhafid Shiddiq, pengungkapan kasus ini berawal dari terbongkarnya aksi terakhir tersangka. “Korban bernama Zulkarnain warga Desa Motong Are Kecamatan Kediri. Tersangka diamankan di kediamannya masing-masing di pada 29 November lalu,” ungkapnya, kemarin.

Aksi pejambretan itu dilakukan oleh HW bersama rekannya EF yang masih buron. Saat itu tersangka beraksi di jalan raya Desa Pelowok Kediri, Minggu (4/10) lalu.

“Saat itu korban sedang memilih buah, kemudian datang dari arah belakang seorang laki-laki yang tidak dikenal langsung merampas handphone milik korban yang digenggamnya,” jelasnya.

Korban tak sempat melakukan perlawanan. Karena para tersangka begitu merampas handphone di tangan kiri korban, pelaku langsung kabur menggunakan sepeda motor ke arah timur. “Korban mengalami kerugian sekitar Rp 2,6 juta,” bebernya.

Polisi bisa melacak pelaku ketika mengetahui keberadaan HP korban yang sudah dijual kepada GP. Tim yang mendapatkan informasi itu langsung bergerak mengamankan GP. Dari situlah kepolisian mengantongi identitas tersangka HW. “Tim langsung bergerak cepat menuju rumah HW di Dusun Ombe Rerot Timur, Desa Ombe Baru, Kecamatan Kediri. Dengan sigap, Tim Puma Polres Polres Lobar mengamankan HW,” terangnya.

Namun ketika akan membawa tersangka HW, pihak keluarga sempat berusaha mencegah dengan meminta tolong warga dengan meneriaki petugas sebagai maling. Syukurnya petugas langsung menjelaskan sehingga pihak keluarga mengerti dan tak ada perlawanan. “Setelah hasil mengamankan HW dan menginterogasi HW, diketahui identitas rekannya EF. Cuma saat kita ke kediamannya untuk penangkapan, EF tidak ada di tempat,” bebernya.

Dari keterangan HW, pelaku mengaku sudah melakukan aksi bersama rekannya sebanyak tujuh kali di lokasi berbeda. Diantaranya, depan ATM BNI Kediri, depan Masjid Kediri, Banyumulek, depan toko bangunan Beleka, dan konter Beleke. Bahkan tersangka juga melancarkan aksinya di kawasan Kota Mataram, tepatnta di Arena Buah Cakra dan depan SPBU Dasan Cermen. Hampir semua barang yang dijambret di tujuh lokasi itu adalah HP.

Polisi sudah mengamankan tersangka bersama barang bukti di Mapolres Lobar, termasuk sepeda motor yang digunakan untuk beraksi. Serta terus melakukan pengembangan, termasuk mengejar tersangka EF. Para pelaku pun dijerat pasal 363 KUHP jo 480 KUHP tentang pencurian. (win)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Gender dan Perlindungan Anak Jadi Atensi Pemprov NTB

Read Next

Tokoh Budha di KLU Dukung Najmul

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *