Siap Rebut Kursi DPD I Golkar NTB

  • Bagikan
Konsolidasi Partai
RAZAK/RADAR MANDALIKA GROUP KONSOLIDASI PARTAI: Korwil DPP Golkar untuk Provinsi NTB, Sari Yuliati (kerudung) melakukan konsolidasi bersama sejumlah elit DPD II Golkar kabupaten/kota di NTB jelang Pilkada serentak 2020 dan jelang Musda DPD I Golkar NTB di Lombok Astoria Mataram, kemarin.

MATARAM — Konstalasi politik jelang pelaksanaan Musyawah Daerah (Musda) Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Golkar Provinsi NTB semakin hangat. Sejumlah kader Golkar mencuat ke permukaan dan digadang-gadang tampil sebagai bakal calon (Balon) Ketua DPD I Golkar NTB di Musda yang akan digelar tanggal 4-6 Maret 2020. Diantaranya adalah Bupati Lombok Tengah (Loteng), HM Suhaili FT, Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh, dan Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah.

Salah satu elit Golkar yang tak mau ketinggalan yaitu Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Golkar untuk Provinsi NTB, Sari Yuliati. Dalam benak perempuan cantik ini terbersit keinginan untuk tampil merebut kursi Ketua DPD I Golkar NTB di Musda yang akan digelar Maret mendatang. Sejauh ini, mempertimbangkan diri untuk bersaing dengan sejumlah kader Golkar lainnya.

“Kalau memang harus, saya siap,” ungkap dia usai menggelar agenda konsolidasi partai jelang Pilkada serentak 2020 dan Musda DPD I Golkar NTB bersama sejumlah Ketua DPD II Golkar kabupaten/kota di NTB, di Mataram, kemarin.

Ditanya kesediaan dan kesiapan Sari untuk bersaing dengan Suhaili, Ahyar dan Rohmi. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari daerah pemilihan (Dapil) II, Pulau Lombok itu mengumbar senyuman dan tersipu malu. Yang jelas kata dia, sudah siap tampil menjadi orang nomor satu untuk memimpin Golkar NTB. “Intinya untuk saya pribadi, saya istikharah dulu,” ujar Sari.

Sebagai Korwil DPP untuk Provinsi NTB, Sari mengaku sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah Ketua DPD II di 10 kabupaten/kota di Bumi Gora jelang Musda pada Maret mendatang. Golkar kata dia, selalu membuka peluang atau memberikan kesempatan bagai siapa pun kader partai berlambang pohon beringin untuk tampil sebagai kandidat dalam merebut kursi Ketua DPD I Golkar.

“Intinya Golkar membuka peluang bagi siapa pun yang ingin maju di Musda. Sepanjang tidak menabrak aturan dan kami buka peluang selebar-lebarnya kepada siapa pun,” ungkap dia.

Menyinggung pertemuannya dengan sejumlah elit Golkar DPD II di Hotel Lombok Astoria Mataram, kemarin (16/020), Sari tidak menampik bahwa ada pembahasan terkait Musda DPD I Golkar NTB. Akan tetapi, lebih menjurus bagaimana bersama-sama mengamankan dan mensukseskan agenda Golkar tersebut. “Pelaksanaan Musda ini kan amanat Munas (Musyawarah Nasional) Golkar,” sebut dia.

Baginya, Musda bagian dari pertarunagn atau kontestasi politik. Untuk itu kata Sari, semua kader Golkar memiliki peluang yang sama sebagai kandidat balon pada Musda bulan depan. Adapun konstalasi politik siapa mendukung siapa, itu bagian dari bumbu dan dinamika politik jelang Musda DPD I Golkar NTB. Dinamika seperti ini tidak terlalu dipersoalkan oleh Sari.

“Itu kan biasa manusiawi. Siapa dukung siapa kan sudah biasa. Gak masalah, namanya kontestasi politik. Judulnya kan Musda itu kontestasi politik,” ujar dia.

Dia menilai bahwa kondisi Golkar NTB jelang kontestasi politik Musda mendatang masih cukup kondusif dan baik-baik saja. Sebagai Korwil DPP untuk Provinsi NTB, Sari mengimbau semua kader Golkar untuk ikut serta mensukseskan agenda besar tersebut. Semua kader berkepentingan dalam mengawal dan menjaga kondusifitas mengingat Musda adalah amanat Munas.

“Semua kader Golkar melancarkan agenda Golkar termasuk Musda DPD I Gokar NTB. Semua kader untuk ikut serta. Punya kans yang sama. Siapa pun boleh,” cetus Sari. (zak)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *