Santri Loteng Berjaya di FASI XI NTB

  • Bagikan
F bersama
IST/RADAR MANDALIKA BERSAMA: Ketua Umum DPD BKPRMI Loteng, M Jalaluddin pose bersama dengan para santri berprestasi, Minggu (7/2).

RAYA – Dari 33 peserta yang dikirim di ajang Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) ke XI tingkat Provinsi NTB. Kontingen Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) berhasil menyabet juara di berbagai mata lomba.
Ketua Umum DPD BKPRMI Loteng, M Jalaluddin menyatakan, di bawah pembinaan LPPTKA BKPRMI Loteng dari sekian kafilah yang dikirim empat TPQ berhasil mengantarkan santrinya menjadi juara dari berbagai macam mata lomba yang dilombakan.
Kegiatan yang berlangsung 4 sampai 6 Februari dipusatkan di Asrama Haji Provinsi NTB ini. Adapun kontingen yang meraih prestasi di FASI kali ini antara lain, Rima Sholihah utusan TPQ Al Mujahidin meraih juara I lomba pidato TQA, Zulkarnain utusan TPQ Al Mujajidin juara II Azan Iqomah TQA, Baiq Laila Furqoni utusan TPQ Da’imatunnisa juara II Tilawah TQA. Kemudian, Yasmin Wafa Qinara utusan TPQ TPQ Darussalam juara III Pidato TPA. Aqila Atmin Nurona utusan TPQ Al Karimiyyah juara III Tartil TPA, dan yang terakhir Hilhum Ruaida dan tim utusan TPQ Karimiyyah juara III Nasyid TPQ.
“Meskipun kita gagal menjadi juara umum namun pencapaian ini patut diapresiasi setinggi-tingginya. Karena Taman Pendidikan Alquran telah berperan aktif untuk menghimpun kader-kader generasi pencinta Alquran dalam ajang kegiatan Festival Anak Soleh Indonesia ke XI Tingkat Provinsi NTB. Yang mana kegiatan ini merupakan lomba kreativitas anak-anak dan santri berprestasi,” ucap Jalaluddin pada Radar Mandalika, kemarin.
Direktur Daerah LPPTKA BKPRMI Loteng, M Fadli Afandi mengatakan, inilah keunikan dari FASI karena melalui festival ini nilai menghiburnya didapatkan oleh para santri termasuk juga oleh para wali santrinya.
“Di sisi lain juga untuk bermusabaqah sehingga fastabiqul khoirot nya juga dapat maka di festival ini ketika akhirnya kita mampu menjadi juara umum itu adalah nilai bonus. Namun ketika ternyata kita belum mampu menjadi juara umum maka kita pastikan bahwa seluruh anggota kafilah mendapatkan pembelajaran hingga menjadi evaluasi untuk kedepannya supaya bisa lebih baik lagi. Sehingga menjadi motivasi bagi yang belum berhasil maupun juga bagi para calon-calon utusan Lombok Tengah selanjutnya,” ujarnya.(cr-hza)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *