Eka Muftatiah (IST/RADAR MANDALIKA)

MATARAM – Keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) kloter pertama dijadwalkan pada 7 Juni mendatang. Namun masih ada ratusan jamaah yang hingga kini belum melunasi biaya pemberangkatan haji. Berdasarkan data Kementerian Agama (Kemenag) NTB yang belum melunasi biaya haji sebanyak 297 jemaah dari total 4.499 orang.

“Tapi ada perpanjang waktu sampai tanggal 19 Mei 2023 ini untuk seluruh jemaah melakukan pelunasan,” terang Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag NTB, Eka Muftatiah di Mataram, kemarin.

Eka merincikan JCH di 10 kabupaten/kota yang sudah dan belum melunasi biaya hajinya tahun ini. Kota Mataram misalnya, sebanyak 588 jemaah telah lunas, sementara 67 jemaah belum melunasinya. Kemudian di Lombok Barat sebanyak 510 jemaah sudah melunasi biaya hajinya dan 45 jemaah belum lunas.

Selanjutnya di Kabupaten Lombok Tengah, sebanyak 805 jemaah sudah lunas dan 39 jemaah belum melunasinya. Kabupaten Lombok Timur sebanyak 976 jemaah sudah lunas dan 91 jemaah belum lunas. Kemudian Kabupaten Lombok Utara dengan jumlah jemaah yang paling kecil, sebanyak 68 jemaah sudah lunas dan hanya 6 jemaah belum lunas.

Selanjutnya Kabupaten Sumbawa, 285 yang melunasi dan sisanya yang belum ada 5 jemaah. Terendah kedua yaitu Kabupaten Sumbawa Barat sebanyak 99 sudah luas dan hanya 2 jemaah yang belum. Adapun Kabupaten Dompu sebanyak 194 jemaah lunas dan yang belum 9 jemaah.

Sementara itu JCH di Kabupaten Bima yang sudah lunas sebanyak 453 jemaah dan 24 jemaah yang belum melunasinya. Terakhir di Kota Bima, 172 jemaah sudah lunas dan yang belum melunasinya sebanyak 9 jemaah.

“Total jemaah yang sudah melunasi sebanyak 4.150, sementara yang belum sebanyak 297. Jadi total yang sudah melunasi 93,32 persen. Kita diberi kesempatan sampai dengan tanggal 19 Mei. Kita sudah mendorong kepada Kemenag kabupaten/kota untuk mengimbau kepada jemaah kepada sisa yang belum lunas agar segera melunasinya,” kata Eka.

Dijelaskannya, sistem untuk pembayaran haji memang sempat mengalami gangguan, terutama di tanggal 8 – 12 Mei kemarin. Namun sistem perbankan tempat pelunasan biaya haji sudah membaik, sehingga diharapkan bagi jemaah yang sudah memiliki kecukupan finansial dan tak mengalami kendala bisa melakukan pelunasan.

Secara umum, ada tiga kendala yang dihadapi oleh calon jemaah sehingga belum melunasi biaya perjalanan hajinya. Yang pertama adalah masalah ekonomi, kemudian jemaah tak bisa bergabung dengan mahram serta faktor kesehatan atau karena lansia. Dimana banyak keluarga yang tak mengizinkan keluarganya menunaikan ibadah haji lantaran masalah kesehatan yang mengkhawatirkan.

“Dari ketiga faktor ini sepertinya seimbang, tidak ada yang mendominasi,” pungkasnya.(jho)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 440

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *