PKS-PKB “Cerai”

F PKS PKB

KOALISI: Petinggi DPW PKS NTB, Zulkifelimansyah dan Ketua DPW PKB NTB, L Ari usai sepakat berkoalisi.

Paket Kejutan, Masrun-Habib dan Lale-Sumum

MATARAM – Peta politik Pilkada Lombok Tengah sulit ditebak. Bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati pun sulit diprediksi. Muncul baru paket Lale-Sumum jadi kejutan setelah koalisi PKS-PKB pisah (cerai, Red). Sementara Masrun harus bongkar pasangan sesuai petunjuk partai pengusung yakni PKS. Masrun sekarang melepas Aksar dan menarik Habib Ziadi sebagai pendampingnya calon wakil bupati. Ini dikuatkan dengan terbitnya, SK DPP PKS yang menyatakan dukungan ke paket Masrun – Habib.

“SK itu memang dari DPP PKS,” ungkap Anggota Tim Pemenangan Pemilu Wilayah (TPPW) PKS NTB, Yek Agil di Mataram, kemarin.

Seperti partai lainnya, semua keputusan partai harus diterima dan dijalankan oleh kader yang lain. Keputusan siapa yang akan diusung PKS sepenuhnya merupakan keputusan pusat daerah hanya menjalankan.

“Semua partai dan organisasi manapun begitu,” kata Agil.

Dengan adanya paket Masrun-Habib ini, maka meruntuhkan komitmen berpasangan dengan Aksara Ansori.

Sementara itu apa yang menjadi keputusan partai harus diterima legowo oleh Bapaslon wakil Bupati, Lalu Aksar Ansori. Aksar pun legowo dan menyampaikan ungkapan pamit dari pasangan yang dibangun bersama Masrun berbulan bulan.

“Ijinkan saya mengucapkan ungkapan rasa terima kasih kepada sahabat yang telah membantu kami sehingga mewarnai kemeriahan Loteng tercinta,” kata Aksar kepada tim militannya.

Aksar pun menyamapaikan kata maaf selam bergaul ada kesalahan baik dalam kata maupun dalam perbuatan. “Saya berharap silaturahmi kita tidak sebatas pada perhelatan politik ini. Tapi terus persaudaraan dunia dan akhirat,” kata Aksar.

Sementara itu, informasi yang diterima Lale-Sumum paket final. Paket ini tak lama diproses lalu diputuskan di Jakarta.”Nanti kami akan undang kalau udah waktunya deklarasi,” beber Lale dikonfirmasi terpisah.

Lale-Sumum sementara waktu akan didukung oleh PKB dan PBB. Saat ini pihaknya masih membangun komunikasi dengan partai lain juga.”Tunggu saja undangan deklarasinya,” katanya lagi.

Sementara, Ketua DPW PKB NTB, Lalu Hadrian Irfani mengaku masih menunggu keputusan DPP PKB. Hadrian mengatakan, semoga malam ini (tadi malam) bisa tuntas keputusan tersebut.”Belum diputuskan. Kita tunggu malam ini,” kata Ari singkat.

Peta politik di NTB tidak hanya menarik dan mengejutkan publik. Terbaru rekomendasi PDIP kembali jatuh pada Husni Djibril yang merupakan Sekretaris DPD PDIP NTB sebelum Lalu Budi Suryata.

“Untuk Sumbawa rekomendasi PDIP jatuh kepada M Husni Djibril berpasangan dengan M Ihsan,” kata petinggi DPP PDIP, Puan Maharani saat membacakan rekomendasi via daring, kemarin. (jho)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

KPU Kota Mataram Digugat

Read Next

Bawaslu Gandeng PPATK

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *