Petinggi BPJS Ketenagakerjaan Temui Karyawan Indomarco

F BPJS

KHOTIM/RADARMANDALIKA.ID PEDULI: Petinggi BPJS Ketenagakerjaan wilayah Bali, Nusa Tenggara dan Papua, petinggi BPJS Ketenagakerjaan NTB bersama pihak PT. Indomarco Lombok saat mendampingi karyawannya foto bersama, Jumat pekan lalu.

PRAYA – Petinggi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan turun gunung. Mereka menemui karyawam PT. Indomarco, Sunardi yang mengalami kecelakaan kerja sampai kakinya diamputasi, Jumat pekan lalu.

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan wilayah Bali, Nusa Tenggara dan Papua, Deny Yusyulian mengatakan, kedatangannya sebagai bentuk kepedulian negara terkait dengan perlindungan kepada seluruh pekerja melalui program jaminan sosial di bidang ketenagakerjaan. Katanya, program jaminan kecelakaan kerja itu masuk dalam tahapan right and turn to work yaitu, mengembalikan lagi pekerja yang mengalami kecelakaan kerja yang mengalami cacat untuk dilatih. Sehingga siap kembali bekerja.

“Ini adalah salah satu bentuk kepedulian kami kepada PT Indomarco yakni, Pak Sunardi,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan NTB, Adventus Edison Souhuwat menerangkan, biaya yang telah dikeluarkan pihak BPJAMSOSTEK NTB dalam perawatan dan pemulihan Sunardi Rp 150  juta. Baik dari pengobatan, operasi, terapi sampai pemasangan kaki palsu.

“Jadi pada prinsipnya peserta kita yang mengalami resiko kecelakaan, segala biaya yang timbul itu menjadi beban BPJS Ketenagakerja, sampai dinyatakan sembuh  total,” jelas dia.

Ditambahkan Office Manager Indomaret Lombok, Purnomo Hadi mengatakan, Indomaret merupakan perusahaan besar yang tidak mungkin akan mengabaikan karyawan saat mereka mengalami musibah, dan selalu mematuhi peraturan pemerintah dalam hal ini mewajibkan karyawannya untuk ikut jadi peserta BPJS tenaga kerja.

“Iya salah satu contohnya Pak Sunardi, beliau mengalami kecelakaan sudah tercover oleh BPJS Tenagakerja dan kita juga di kantor itu selalu membantu kebutuhannya Pak Sunardi,” terangnya.

“Kami sangat berterimakasih kepada pihak BPJAMSOSTEK NTB,” ucapnya.

Pengklaim BPJAMSOSTEK, Sunardi menceritakan dimana perawatan dan fasilitasi BPJAMSOSTEK sejak awal sampai sekarang, biaya rumah sakit, transportasi semua ditanggung sama BPJS dan perusahaannpun ikut membantu.

” Indomaret dan BPJS ketenagakerjaan sangat peduli saya, saya sangat berterimakasih kepada perusahaan yang telah menerima saya kerja, berterima kasih kepada BPJS sudah membantu semua biaya,” katanya.

Untuk diketahui, keseriusan BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) ini merupakan bentuk pelayanan dan empati terhadap masyarakat atau peserta BPJS mengingat pentingnya perlindungan pekerja. Itu berdasarkan Pasal 86 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan, setiap karyawan memiliki hak untuk memperoleh perlindungan atas keselamatan kerja.

Berdasarkan hak karyawan, Pasal 87 ayat (1) Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003, pihak perusahaan harus menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang terintegrasi dengan sistem manajemen perusahaan.(tim/adv)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pemprov Serahkan Kuasa ke Kejati

Read Next

5 Tahun Anggaran Disunat Pemkab, PPDI Kecewa

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *