PRAYA – Hujan yang mengguyur Lombok Tengah beberapa hari terakhir membuat petani terkena dampak buruk. Tembakau yang merupakan tanaman musim kemarau mengalami layu bahkan mati. Hal itu menjadikan petani tembakau terancam merugi.

Beberapa waktu lalu, lahan persawahan yang ditanami tembakau tergenang air hujan. Apabila itu terjadi terus menerus akibat anomali cuaca saat ini maka bisa mengancam tanaman tanaman petani di Lombok Tengah.

Terkuat itu, Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri mengatakan, petani tembakau yang merugi disebabkan hujan terus menerus dalam beberapa hari terakhir hari lalu akibat kondisi alam. Luas lahan tanaman tembakau yang terdampak saat ini masih dipetakan. Hanya yang terparah di wilayah Kecamatan Praya Timur yakni seluas 1800 hektare.

“Tentu soal bantuan akan dikoordinasikan. Ini karena alam makanya tidak dapat diprediksi, karena cuaca hujan, panas. Bisa saja sore ini (kemarin) hujan karena cuaca,” jelasnya.

Untuk tindak lanjut, pihaknya tentu akan melakukan pemetaan. beberapa hektare lahan tanaman tembakau terdampak, dan bagaimana ke depan soal kondisi petani tembakau tersebut.

“Soal hal ini karena kondisi alam. Mudah-mudahan kondisi alam ini semoga para petani dapat beradaptasi, dapat lebih baik untuk kebaikan petani dengan kondisi alam ini,” katanya. (tim)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 716

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *