IST/RADARMANDALIKA.ID SANTUNAN: Penyerahan santunan dari Kader Perisai BKD BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris peserta yang meninggal dunia, di Kantor Desa Lekor.

PRAYA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (BPJamsostek) memberikan santunan senilai Rp 42 juta kepada ahli waris dari Purne yang meninggal dunia. Almarhum ini merupakan seorang pengepul dan pedagang ayam dari Dusun Lingkok Bunut, Desa Lekor, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah.

Almarhum baru terdaftar selama empat hari sebagai peserta BPJamsostek. Dimana, Almarhum ikut dalam dua program BPJamsostek, yaitu jaminan kematian dan jaminan kecelakaan kerja. Dengan kondisi yang baru sebulan membayar angsuran kepesertaan, langsung mendapatkan santunan kematian sejumlah Rp 42 juta.

Santunan kematian tersebut diserahkan langsung kepada ahli waris dari Almarhum, di Kantor Desa Lekor. Dimana, salah satu ahli waris atau anak dari Almarhum itu saat ini dalam kondisi penyandang disabilitas. Sementara, sang ibu (istri almarhum, Red) entah dimana tanpa kabar setelah meninggalkan Almarhum sejak masih hidup.

Ketua Forum Badan Keamanan Desa (BKD) dan Badan Keamanan Kelurahan (BKK) Lombok Tengah, Muhamad Istakim Mawalli yang juga andil dalam kegiatan dan merupakan wilayah Perisainya itu mengatakan, santunan tersebut diharapkan dapat membantu dalam meringankan beban pengurusan sang anak yang dalam kondisi disabilitas.

Karena, anak ini tentu akan diurus oleh saudara kandungnya (kakaknya, Red). Mengingat ia hanya dua bersaudara. Meskipun sang kakak telah menikah dan ikut bersama suaminya.

Maka, hal itu salah satu bukti nyata pentingnya perlindungan dari BPJamsostek. Memanfaat dari program BPJamsostek salah satunya mengentaskan kemiskinan ekstrem. Untuk itu, masyarakat diharapkan dapat menjadi peserta program-program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang diselenggarakan BPJamsostek.

“Tidak ada alasan lagi, dengan menyisihkan uang untuk membayarkan BPJS Ketenagakerjaan anda setiap bulan hanya Rp 16.000, manfaat ke depan dalam resiko pekerjaan anda ditanggung pemerintah,” terangnya.

Sementara, Kepala Desa Lekor, Patuhurrijal mengatakan, atas nama pemerintah desa, ia sangat bersyukur, berterima kasih, dan merasa terbantu dengan program BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lombok Tengah. BPJS Ketenagakerjaan telah membantu masyarakat desanya dalam meringankan beban keluarga yang menerima musibah.

Bahkan dikatakan, pemberian santunan tersebut bukan kali pertama masyarakatnya dibantu saat mendapat musibah. Sebelumnya juga sudah pernah ada.

“Terimakasih sebesar-besarnya yang tidak bisa kami ungkapkan, karena program ini sangat luar biasa. Insya Allah masyarakat usai ini sudah tergugah untuk mendaftarkan diri menjadi peserta. Dan, diharapkan supaya semua dapat terlibat dalam program yang bermanfaat ini,” ucapnya.(tim/ADV)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 481

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *