Perjalanan AIPDA Lalu Salahudin, Peraih Juara I Lomba Dai Kamtibmas

F Bok 1

FENDI/RADAR MANDALIKA IPDA Lalu Salahudin

Masuk Jamaah Tabligh Sempat Dianggap Radikal Oleh Keluarga

AIPDA Lalu Salahudin merupakan bhabinkamtibas Desa Banyu Urip, Kecamata Praya Barat. Dia kurang lebih 8 tahun menjadi anggota polisi yang bertugas di desa setempat. Terbaru ada kabar baik, ia berhasil menjadi juara I lomba dai tingkat Polres Lombok Tengah.

FENDI-LOMBOK TENGAH

SIAPA yang tidak bangga menjadi yang terbaik di dalam suatu perlombaan. Sama halnya dirasakan AIPDA Lalu Salahudin, anggota Polres Lombok Tengah ini berhasil meraih juara I lomba dai. Bahkan dalam waktu dekat ini, dia akan persiapan untuk mengikuti lomba dai tingkat Polda NTB. Ia mewakili Polres Lombok Tengah.
Masyarakat di Desa Banyu Urip juga tentu bangga atas prestasi diraihnya. AIPDA Lalu Salahudin yang sudah bertugas kurang lebih 8 tahun di Desa Banyu Urip, kini ia berhasil mengangkat nama desa setempat juga.
“Saya mengalir saja ikut perintah pimpinan. Tidak pernah terbayang dapat juara,” katanya kepada Radar Mandalika, Rabu kemarin di halaman Polsek Praya Barat.
Diceritakannya, kebiasaan sejak selesai pendidikan Dikmaba Polri di SPN Singaraja, Bali tahun 2009. Dirinya memilih terjun bergabung di jamaah tablig. Awalnya ia termotivasi untuk memperbaiki ibadah, memperbaiki diri dan muhasabah kepada Tuhan.
Ia juga menceritakan awalnya sempat tidak didukung dan dianggap radikal oleh keluarganya. Namun polisi ini selalu menunjukkan bahwa jamaah tablig tidak seperti mereka bayangkan.”Jadi saya buktikan kepada keluarga saya,” ceritanya.
Sambung cerita, lambat laun keluarga menilainya semakin tekun beribadah bahkan sering mengisi ceramah di masjid dan musala. Sehingga perlahan ia mulai didukung keluarga. “Alhamdulillah sampai sekarang saya tetap disuport,” jelasnya.
Ditambahkan dia, saat ini juga kebiasaan mengikuti kegiatan jamaah tabligh tetap dilakukannya. Dengan melalui jamaah ini, polisi anak empat itu menggunakan cara ini mendekati tokoh agama.”Di sana saya ngobrol terkait apa masalah di dusun dan desa, seperti apa pemuda seambil menjaga keamanan desa,” katanya.
Diakhir cerita, AIPDA Lalu Salahudin membeberkan awal mula ia mengikuti lomba dai. Pada saat itu, atas perintah kapolsek, Pak Apung sapaan akrabnya ditunjuk mewakili Polsek Praya Barat sebagai peserta lomba dai yang digelar Polres Maret lalu.
“Awalnya saya tidak pernah menyiapkan apapun. Ini kebetulan kebiasaan saya di luar,” ujarnya.
Dan saat ini, AIPDA Lalu Salahudin tengah mempersiapkan diri mengikuti lomba tingkat Polda NTB.(*)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Dewan Minta Pemkab Lobar Jangan Diam !

Read Next

Sopir Ngantuk, Honda Jazz Terbalik

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *