Perayaan Tahun Baru Ditiadakan

F Nataru

DISKOMINFO/RADAR MANDALIKA RAPAT: Pemkot Mataram menggelar rapat bersama jajaran Forkopimda menjelang Hari Natal dan Tahun Baru 2021 di Aula Pendopo Wali Kota Mataram, belum lama ini.

MATARAM – Kegiatan dalam bentuk apapun yang berpotensi menimbulkan kerumunan pada tahun baru 2021 ditiadakan. Hal ini untuk mengantisipasi potensi terjadinya penularan pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19. Mengingat masih saja ditemukan kasus positif baru di Kota Mataram.

Peniadaan kegitan perayaan tahun baru disampaikan Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh, saat menggelar rapat bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkofimda) menjelang peringatan Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021, di Aula Pendopo Wali Kota Mataram, pekan karmarin. Rapat dihadiri juga oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat se- Kota Mataram.

Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh mengungkapkan, akan meniadakan kegiatan-kegiatan diberbagai tempat publik atau di ruang publik pada tahun baru 2021. “Kita sudah putuskan terkait tahun baru ini tidak ada kegiatan yang ada di ruang publik, di tempat umum dalam bentuk kegiatan apapun,” tegas dia.

Penegasan untuk meniadakan kegiatan perayaan tahun baru dalam bentuk apapun ini berlaku untuk semua pihak. Instansi pemerintah dilarang keras untuk mengadakan acara selama pergantian tahun. Dan, pihak lain di luar pemerintahan yang meminta izin untuk menggelar acara atau kegiatan di ruang publik, seperti di Sangkareang, pinggir pantai, dan tempat terbuka lainnya tidak akan diperbolehkan berdasarkan aturan dari pihak kepolisian.

Larang yang disampaikan oleh orang nomor satu di Kota Mataram itu bukan tanpa alasan. Sebab, Ahyar menyampaikan bahwa dalam beberapa hari terakhir terjadi kasus positif Covid-19 di Kota Mataram dengan data pada hari Minggu (14/12) sebanyak 16 kasus, hari Senin (15/12) sebanyak 7 kasus dan Rabu (16/12) sebanyak 3 kasus.

Perkembangan jumlah kasus positif Covid-19 di ibu kota Provinsi NTB tersebut harus menjadi perhatian bersama. Hal ini khususnya untuk mengantisipasi peningkatan jumlah kasus positif menjelang peringatan hari Nataru Natal 2021. Jangan sampai kegiatan yang menimbulkan kerumunan bisa menyebabkan penularan virus dan semakin membahayakan masyarakat. 

Begitu juga dengan hari Natal 2021 menjadi atensi Pemkot Mataram. Ahyar meminta secara tegas khusunya kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mataram untuk terjun langsung memantau penerapan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Dalam hal ini, gugus tugas tidak boleh lengah dalam memantau dan menghimbau masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan Prokes.

“Kita minta tim Gugus Tugas untuk memantau standar pelaksanaan 3M (Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, dan Memakai Masker) selama peringtan Natal. Agar peringatan hari Natal bisa berjalan lancar dan khidmat,” pinta Wali Kota Mataram dua priode itu.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Mataram, dr. H Usman Hadi menyampaikan, bahwa secara umum grafik perkembangan Kota Mataram telah melewati masa puncak pada bulan Juli 2020. Kemudian terjadi grafik fluktuatif namun kondisinya cendrung melandai.

Dengan semakin melandainya perkembangan kasus pandemi di Kota Mataram belakangan ini diharapkan sebagai cerminan perkembangan kasus positif Covid-19. Dan terpenting sebagai langkah antisipasi menjelang peringatan Nataru 2021. (zak)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Petani Padi Gigit Jari

Read Next

Ribuan Personel PLN Disiagakan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *