Pemuda Maling Kotak Amal Masjid di Lotim Digebuk Warga

  • Bagikan
F GESER
IST / RADAR MANDALIKA AMANKAN : Pelaku pencurian kotak amal, setelah diamankan Polsek Selong dan dipindah ke Polres Lotim, untuk ditangani lebih lanjut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum, kemarin.

LOTIM – Maling kotak amal di Masjid Al Muhibbin komplek BTN Lendang Bedurik, Kelurahan Sekarteja Kecamatan Selong Lombok Timur (Lotim), dipergoki warga komplek. Pelaku langsung digebuk warga. Beruntung, pelaku langsung dievakuasi Kapolsek Selong. Kejadiannya, sekitar pukul 08.30 Wita, kemarin.

Pencuri kotak amal masjid tersebut inisial RE, 22 tahun, pemuda tanggung dan pengangguran asal Lingkungan Rumah Sehat Kelurahan Majidi Kecamatan Selong Lotim. Sebelumnya, warga komplek yang curiga dengan gerak gerik pelaku, membuat warga mengawasinya. Aksinya, menggunakan sebilah obeng, dengan cara mencongkel kotak amal yang terbuat dari kayu.

Begitu kotak amal terbuka, langsung mengambil uang yang ada di dalamnya. Total uang barang bukti, sekitar Rp 157 ribu. Aksinya yang diketahui warga membuat pelaku tak bisa berkutik, pelaku langsung diamankan dan diberikan bogem. Setelah itu, diserahkan pada Polsek Selong yang datang ke TKP untuk mengevakuasinya.

Pelaksana Harian (PLH) Kapolsek Selong, IPDA Sahiman menyebutkan, pelaku melancarkan aksi sendiri dalam mencuri isi kotak amal. Warga komplek BTN mengaku resah sebab acap kali kotak amal masjid Tempat Kejadian Perkara (TKP) menjadi sasaran aksi pencurian. Tapi, aksi pelaku kali ini apes, sebab telah diintai warga.

 “Pelaku ini adalah residivis, karena sebelumnya pernah terjerat dengan kasus pencurian handphonr milik warga di wilayah hukum Polsek Selong,” tegasnya.

Aksinya yang mencuri kotak amal masjid kembali menyeret pelaku mendekam di balik jeruji besi. “Pelaku dan barang bukti telah kami amankan ke Mapolsek Selong. Untuk penanganannya lebih lanjut, kami sudah menyerahkan pelaku dan barang bukti ke Polres,” ungkapnya.

Guna mencegah terjadinya pencurian kotak amal masjid atau musala, Sahiman mengimbau akan lebih baik pengurus masjid memasang Closed Circuit Televisi (CCTV). Sehingga, manakala terjadi pencurian dil ingkungan masjid atau musala, setidaknya akan sangat membantu, mempercepat pengungkapan pelaku pencurian.

 “Mari kita jaga lingkungan kita dari aksi kejahatan pencurian. Karena ini menjadi tanggungjawab kita semua,” imbaunya. (fa’i)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *