banner 300x600

Peluang Besar BUMDes Momen MotoGP

  • Bagikan
F Kepala DPMPD Dukcapil NTB scaled
JHONI SUTANGGA/RADAR MANDALIKA Ashari

MATARAM – Perhelatan MotoGP yang berlangsung 18-20 Maret 2022 menjadi peluang besar bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) khususnya lingkar Mandalika. Mereka berkesemapatan menunjukkan hasil produknya untuk dijualkan melalui stand yang disiapkan pemerintah.

 

banner 300x600

“Ini yang kita dorong Bumdes 16 desa di Pujut harus bisa tampil menampilkan produk hasil Bumdes,” tegas Kepala DPMPD Dukcapil NTB, Ashari.

 

Ashari mengaku saat ini masih terus berkoordinasi dengan Dinas Koperasi mengenai produk UMKM desa setempat bisa terjual melalui Bumdes. Yang perlu dipastikan juga stand yang ada sedapat mungkin bisa diakses Bumdes.

 

“Tinggal tugas Bumdes menyiapkan produk UMKM apa yang layak dan memenuhi standar,” ujarnya.

 

“Soal jumlah stand, kami sedang koordinasi dengan Koperasi,” tambahnya.

 

Jika mengacu dengan jumlah penjuala tiket perhelatan MotoGP itu akan mendatangkan 65 ribu penonton dari berbagai mancan negara. Pengalaman pada WSBK lalu produk UMKM, Merchandise maupun jenis oleh-oleh lainnya masif terjual. Untuk itu tinggal kedepannya bagaimana produk desa setempat bisa dijual melalui Stand yang diisi Bumdes.

“Ini kesempatan luar biasa,” ucapnya.

 

Ashari juga melihat peluang dari kekurangan penginapan. Menurutnya penduduk desa setempat bisa juga memanfaatkan penyewaannya diluar dari Homestay yang memang telah dibangun dari perumahaan warga saat ini. Menurutnya yang perlu dipastikan itu nilai kebersihan dan juga toilet yang layak.

 

“Bila perlu rumah penduduk yang fasilitasnya betul-betul bagus disiapkan. Nanti kepala desa mendata mana rumah rumah yang memenuni syarat. Kuncinya di kamar mandi,” tegasnya.

 

Ashari mengaku Pemprov juga masih terus membangun komunikasi dan koordinasi bersama Pemda Lobar khususnya DPMD setempat untuk melihat peluang-peluang yang dapat diakses. Mereka memastikan Februari mendatang semuanya sudah selesai disiapkan.

 

“Ferbuari supaya betul-betul sudah selesai. Kabid kami masih berkoordinasi dengan Pemdes dan DPMPD Loteng,” pungkasnya. (jho)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *