Pelapor Minta Kejari Serius Tangani Kasus Ranggagata

F Warga

IST/RADAR MANDALIKA DATANGI: Dua orang perwakilan pelapor kasus Desa Ranggagata saat menemui staf di Kejari Loteng, Jumat lalu.

PRAYA-Pelapor kasus dugaan korupsi dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) tahun 2019, mendatangi Kejari Lombok Tengah (Loteng) dan Inspektorat, Jumat pecan lalu. Warga mendatangi Kejari untuk meminta serius menangani kasus Desa Ranggagata. Selain itu, warga juga datang untuk memastikan kasus ini ditangani Kejari pasca dilimpahkan Kejati NTB, beberapa waktu lalu.

“Kami minta kepada Kejari Lombok Tengah untuk memerintahkan Inspektorat segara lakukan audit investigasi di desa kami,” ungkap salah satu pelapor, Henky Unggara.

Henky mengungkapkan, oleh pihak Kejari dibenarkan jika kasus ini sekarang ditangani setelah Kejati melimpahkan. Kata Henky, pihak Kejari juga mengungkapkan jika pihaknya sudah melayangkan surat ke Inspektorat untuk dilakukan audit.

“Pokoknya kami akan tetap kawal kasus ini,” janjinya.

Sementara di Inspektorat pihaknya juga diterima oleh dua orang pejabat. Di sana, pihak Inspektorat mengaku kecolongan jika penggunaan uang desa tahun anggaran 2018-2019 belum dilakukan audit. Atas dasar ini, maka pelung besar kasus di desanya akan serius ditangani oleh aparat penegak hukum.

“Kalau kami tidak kawal begini, pastinya akan tetap kecolongan. Dan ini tamparan keras untuk Inspektorat dalam kinerjanya,” sentil Henky.

Henky menceritakan, kasus ini pihaknya mengetahui ditangani Kejari Loteng setelah ada surat dari Ombudsman perwakilan NTB. Sebelumnya, 7 Desember 2020 Ombudsman bersurat ke Kejati dan menerima balasan jika kasus ini sudah dilimpahkan penanganan ke Kejari 15 Desember 2020.

“Kalau Kejari sudah bersurat, maka sekarang kami minta Inspektorat segera tindaklanjuti surat Kejari untuk melakukan audit di Desa Ranggagata,” pintanya.

Henky mengancam, jika sampai pecan ini tidak ada tindaklanjut, maka pihaknya bersama warga akan turun melakukan aksi protes ke Inspektorat dan Kejari.”Tujuan kami agar kasus ini serius ditangani,” tegasnya.

Selain itu, pelapor juga meminta Kejati NTB ikut mengawasi kinerja bawahannya. Palapor juga berharap agar kasus korupsi yang ditangani Kejari benar-benar professional ditangani.(tim/r1)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Kapolres: Jangan Jadikan Pilkades Ajang Judi !

Read Next

Wagub Minta Santri Berperan Aktif

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *