Pasien Meninggal, Suhaili Imbau Patuhi Aturan

F Covid 19

PRAYA – Pasien positif Covid-19 meninggal dunia dan keluarga sempat menolak pemakaman standarisasi Covid-19. Informasi ini langsung ditanggapi serius Bupati Lombok Tengah H Moh. Suhaili FT.

Kepada media, Suhaili mengimbau masyarakat patuhi aturan demi kemaslahatan bersama.

Sementara, adapun pasien Covid-19 meninggal dunia inisial, S 70 tahun warga Desa Darek, Kecamatan Praya Barat Daya Pukul 05.00 meninggal dunia, Jumat pagi.

 Dari keterangn Direktur RSUD Praya, Muzakir Langkir mengatakan, pasien diagnosa dengan penyakit penyerta yakni kencing manis dan TKD. Mengenai riwayat rawat inap, Langkir menjelaskan, pasien masuk UGD  17 Juli 2020.

“Keluarga pasien sempat menolak pemakaman Standar Covid-19, namun setelah diedukasi TNI, Polri dan tim medis kelurga pasien dapat menerimanya,” ceritanya.

Sementara, Bupati Lombok Tengah, H Moh Suhaili FT menegaskan, aturan Covid-19 ini merupakan ketentuan untuk kemaslahatan bersama, kalau memungkinkan tidak pernah pemkab larang pemakaman seperti biasanya.

“Ini sudah positif, kalau negatif maka kita tidak akan halangi,” tegasnya.

Suhaili terus mengimbau masyarakat harus tetap antisipatif terhadap penyakit ini mengingat Covid-19 ini tidak tampak. Sikap masyarakat yang tidak percaya juga merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam bagaiman menerima kondisi saat ini, terlebih para ahli  belum memahami mendalam terkait covid-19. Seperti halnya WHO yang selalu berubah memberikan informasi terkait wabah Covid-19.

 “Orang jatuh dari motor aja bisa positif, kemudian apalagi adanya penyakit penyerta seperti fenumenia, sesak napas dan jantung. Pada intinya tidak ada yang mau menyusahkan masyarakat, ” kata Suhaili. (r2)

1 Review

?s=96&d=mm&r=g
asmiranda
1

bermain game dapat hasil jutaaan

pingin miliki barang kesukaan tp isi dompet gak pernah tercukupi.. jangan bersedih guys....karena kamu punya partner yang bisa wujudkan impianmu segera aja ke qqharian dan jangan lupa join now yach... bukan hanya wujudkan impianmu tp juga bisa bikin kamu menjadi jutawan. Click Disini

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Siapkan 36 Ekor Kambing Kurban untuk Masyarakat Loteng

Read Next

Kuasa Hukum Persoalkan Tindakan Polda

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *