Motor Jokowi Dirakit Sebulan, yang Rakit Pria Asal Bima

  • Bagikan
F rakit motor
IST/RADAR MANDALIKA PENAMPILAN BARU: Presiden RI, Joko Widodo saat persiapan menuju Sirkuit Mandalika menggunakan sepeda motor rakitan pria asal Bima, NTB, Kamis kemarin di areal parkiran BIL.

MATARAM – Juliyanto merupakan perakit motor yang digunakan Presiden RI Joko Widodo. Tidak disangka Juliyanto merupakan warga Bolo Bima, NTB. “Orang tua saya asli Bima, Bolo Bima. Saya lahiran di Jakarta,” ungkapnya kepada media saat ditemui dalam kunjungan Jokowi, Kamis kemarin.

Yanto panggilannya menceritakan bahwa, ia diperkenalkan ke presiden oleh Gibran Rakabuming Raka yang merupakan putra sulung presiden. Yanto sendiri bisa berkenalan dengan Gibran melalui sahabatnya sesama Youtuber, Ateng yang juga salah satu owner bengkel milik Gibran. Yanto sendiri berlatar belakang otomotif. Ia yang hanya lulusan STM itu merakit motor milik Gibran.

 

“Awalanya Mas Gibran bangun (bengkel rakitan) motor dan dilihat (motor Gibran) bagus, jadi bapak mau. (Kemudian) Salah satu staf bapak hubungi kami,” cerita pria 37 tahun itu.

“Bapak sangat senang naik motor,” sambungnya.

 

Dilanjutkannya, motor yang dipakai Jokowi itu Kawasi W 175 CC dengan model chooper bobber. Model yang lebih gaya santai.  “Sekarag lebih ke (model) chopper bobber kelihatan lebih santai,” katanya.

 

Yanto mengatakan, motor tersebut dirakitnya hanya satu bulan. Jenis motor yang yang dipaiki itu motor yang sama dengan saat menjajal pertama kali Sirkuit Mandalika 11 November 2021. Hanya saja yang diganti baju luarnya (model).

 

“Kemarin itu lebih ke model sport. Sekarang model klasik. Ini motor lama tapi bodinya yang beda. kemarin itu Cafe bobber. Masih sama Kawasaki, jadi yang dirakit cuma satu tapi ganti model aja,” bebernya.

 

Ditanya harga motor, Yanto enggan membeberkannya sebab itu menjadi rahasia yang tidak boleh diketahui. Jika ada kepala negara yang ingin membuat model serupa maka harus minta izin terlebih dahulu kepada presiden.

“Untuk nilanya kita rahasiakan,” jawabnya.

 

Yanto pun enggan jujur sistem kerjanya dengan Jokowi apakah model digaji atau seperti apa. “Kalau itu saya cut (tidak komentar),” tuturnya. (jho)

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *