MotoGP Bakal Ditonton 240 Negara, Kursi Berstandar F1

  • Bagikan
F jokowi motor
ist/radarmandalika.id Presiden RI, Joko Widodo bersama rombongan melintasi jalur bypass BIL-Mandalika tujuan Sirkuit Mandalika menggunakan sepeda motor, Kamis pagi kemarin.

 

MATARAM – Perhelatan akbar MotoGP Maret 2022 bakal disaksikan langsung oleh 240 negara di dunia. Untuk itu sebagai tuan rumah MotoGP,  presiden berpesan jangan sampai persiapan setengah-setengah dari segala hal.

 

“Itu salah satu pesen beliau ndak boleh setengah-setangah harus all out,” ungkap Vice President Direktur MGPA, Cahyandi Wanda di Sirkuit Mandalika, Kamis kemarin.

 

Wanda mengaku persiapan menyambut  MotoGP telah mencapai 70 persen. Seluruh pembenahan infrasturkur serta sarana pendukung lainnya sedang masif dilakukan.

 

Wanda juga menyampaikan arahan presiden dimana apa yang baik pada pelaksanaan WSBK lalu supaya dipertahankan. Adapun masukan yang ada supaya lebih disempurnakan lagi.

Presiden juga mengingatkan semua masukan saran saat even WSBK supaya disikapi.  “Kami dengar semua masukan di WSBK lalu. Kami komit untuk memperbaik itu,” tegasnya.

 

Dijelaskannya beberapa pembenahan yang dilakukan seperti bangku penonton diperbaiki. Perluasan lahan parkir dilakukan termasuk memastikan tidak lagi terjadi banjir seperti saat pelaksanaan WSBK itu. Perbaikan drainase menjadi pekerjaan prioritas bahkan persentase pengerjaanya sudah mencapai 90 persen.

 

“Progresnya udah teruji. Kemarin beberapa hari sempat hujan deras udah nggak ada banjirn,” ungkap dia.

 

“Pak Presiden senang mendangarkan hal itu teruma akan dilakukan pembaharuan,” sambungnya.

 

Ia menjelaskan, bangku penonton akan tiba awal Februari secara bertahap. Nantinya bangku penonton ada dua tipe, grandstand premium dan ada grand stand bandar. MGPA memastikan kursi penonton berstandar F1 dan trek MotoGP terbaik di dunia. MGPA akan menginstal sebanyak 50 ribu kursi yang langsung dimulai Februari mendatang.

 

” 20 ribu grandstand premium kursinya ada pampresnya. Hampir 30 ribu lainnya  tempat duduk. Modelnya tetap terpisah bukan bangku panjang,” bebernya.

 

Selain beberapa hal itu, yang tidak kalah penting tetap memperhatikan trayek sirkuit. Pihaknya harus memastikan posisi trayeknya harus tetap luar biasa.

Sementara tiket telah banyak terjual. Bahkan tiket kategori termahal Rp 15 juta langsung habis hitungan jam dihari pertama. Wanda belum mengetahui persis data hingga hari ini sejak mulai dijual tanggal 6 Januari lalu.

 

“Cuma catat masal yang tiga hari habis terjual 4 ribu,” akuinya.

 

Sementara itu pra musim MotoGP akan berlangsung 13 Februari. MGPA sedang berkoordinasi dengan dorna perihal teknis yang perlu dipersiapkan terutama di areal garasi. Dijelaskannya luas Paddock seluas 50.000 M3. Saat WSBK lalu hanya terisi seperempat saja termasuk dengan alat-alat. Nantinya saat MotoGP tidak akan ada space yang kosong.

“TV kompem untuk tayangkan ke negara negara lain tiga kali lebih besar dari WSBK kemarin,” katanya.(jho)

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *