PRAYA—Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Ida Fauziyah turun mengecek Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lombok Tengah (Loteng), Jumat (19/2).
Peninjuan pada LTSA ini dilakukan untuk memastikan pelayanan yang diberikan mudah, murah dan aman bagi calon pekerja migran serta meningkatkan pelindungan bagi pekerja migran dan keluarganya.
Menaker mengatakan, LTSA Loteng ini merupakan salah satu dari 45 LTSA yang dibangun di Indonesia. Dimana, tujuan adanya LTSA ini adalah untuk memberikan pendampingan atau perlinduangan bagi para pekerja migran. Baik dari awal berangkatnya hingga pulang nantinya,
“LTSA ini terkoneksi dengan bidang yang dibutuhkan oleh PMI atau TKI. Sehingga, tentu akan memudahkan PMI itu sendiri. Bahkan pada LTSA ini juga sekarang bisa mencetak untuk pasport bagi mereka,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, pada LTSA Loteng ini, terdapat 7 desk utama dan 1 desk tambahan (perbankan). Ketujuh desk utama tersebut adalah desk ketenagakerjaan, desk dukcapil, desk imigrasi, desk kesehatan, desk kepolisian, desk BPJS Ketenagakerjaan dan desk BP2MI.
“LTSA Loteng ini juga salah satu LTSA yang mendapatkan penghargaan dari Kementerian Ketenagakerjaan tahun 2019 dari pemerintah pusat. Artinya pelayanan yang diberikan sudah tidak diragukan lagi,” ungkapnya.
Ia menegaskan, dengan adanya LTSA ini juga dapat menekankan PMI yang berangkat secara illegal. Karena diketahui hingga sekarang masih banyak PMI yang berangkat secara unprosedural tersebut.
“Untuk mengatisipasinya memerlukan tanggung jawab kita semua. Terutama pemerintah desa di bawah,” tuturnya.
Ditambahkan, pihaknya menekankan agar masyarakat jangan memilih cara yang instan. Namun pakailah cara sesuai prosedur, karena pemerintah hadir untuk mempermudah masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri.(jay)