Makmur-Ahda Harap Dukungan Partai Berkarya

F Aa Muda

TIM FOR RADAR MANDALIKA POTO BERSAMA: Bapaslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram 2020, HL Makmur Said (kanan) dan H Badruttamam Ahda (kiri) menjalin silaturrahmi dengan salah seorang DPP Partai Berkarya di Kota Mataram, kemarin.

MATARAM – Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram 2020, HL Makmur Said dan H Badruttamam Ahda atau pasangan MUDA berharap bisa mendapat dukungan Partai Berkarya. Agar semakin memperkuat langkah bapaslon itu ke panggung Pilkada Kota Mataram, 9 Desember mendatang.

Gerak langkah pasangan MUDA untuk bisa mengunci dukungan Partai Berkarya mulai dilancarkan. Faktanya, HL Makmur Said dan H Badruttamam Ahda diam-diam sudah menggelar pertemuan atau bersilaturrahmi bersama dengan salah satu petinggi DPP Partai Berkarya, di salah satu lolasi di Kota Mataram, kemarin (11/8) siang.

Dikonfirmasi Radar Mandalika, Bakal Calon (Balon) Wakil Wali Kota Mataram, H Badruttamam Ahda, membenarkan adanya pertemuan tersebut. Bahkan dalam pertemuan itu, jalinan komunikasi dengan orang DPP Berkarya yang dirahasiakan namanya itu berlangsung hangat dan cukup cair.

“Oh iya, tadi (kemarin, Red) sudah ketemu sekitar jam setengah tiga,” kata Ahda, yang juga putra sulung dari Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh.

Pertemuan Makmur-Ahda dengan orang DPP Berkarya, juga dibenarkan oleh Sekretaris Tim Pemenangan MUDA, Baehaki Purnawan ST. Dikatakan, bahwa dukungan Partai Berkarya ke pasangan MUDA sangat diharapkan. Untuk memperkuat amunisi politik dalam pertarungan Pilkada Kota Mataram 2020.

“Makmur-Ahda sangat berharap dukungan Partai Berkarya. Memang diharapkan,” jelas dia.

Seperti diketahui, suasana di tubuh Berkarya semakin memanas. Setelah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkum RI) mengeluarkan Surat Keputusan (SK) terkait pengesahan kepengurusan struktur DPP Partai Berkarya. 

Dalam SK dengan nomor M.HH-17.AH.11.01 tahun 2020 itu, Kemenkumham membatalkan kepengurusan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto. Artinya, secara otomatis Muchdi Pr resmi menjadi ketua umum (Ketum) menggantikan Tommy Soeharto. 

Adanya SK Kemenkumham itu, maka berpotensi membuat Surat Keputusan (SK) dukungan Berkarya yang telah diteken Ketum Tommy Soeharto di empat kabubaten/kota Pilkada 2020 di NTB terancam tidak berlaku lagi alias dianulir. Termasuk SK dukungan Berkarya yang sudah diterima Bapaslon H Baihaqi dan Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi (BARU) di Pilkada Kota Mataram 2020.

Dikatakan Baehaki, pasangan MUDA juga sudah mengunci dukungan dari tiga partai politik (parpol). Yaitu, dukungan dari Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan PKPI. Sementara, untuk SK dukungan PKPI sudah lama dikantingi pasangan MUDA.

Bahkan lambang atau logo ketiga parpol tersebut dengan jelas terlihat di baliho dan banner pasangan MUDA. Yang sudah menyebar di berbagai sudut Kota Mataram. Baik terpasang di jantung kota maupun di pinggiran. 

Jika dukungan Berkarya berhasil dikunci, maka pasangan MUDA akan menguasai 9 kursi milik empat partai di dewan. Artinya, akan melebihi syarat minimal 8 kursi untuk mendaftar ke KPU setempat. Gerindra dengan 6 kursi. Sementara PKB, PKPI dan Berkarya, masing-masing 1 kursi di DPRD Kota Mataram. (zak)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pilkades Ditunda, Cakades Akan Demo

Read Next

BPJS Ketenagakerjaan Loteng Kumpulkan Data Pekerja Gaji Bawah 5 Juta

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *