Loteng-KSB Kalah Gesit Dengan KLU

F Kadis DPMPD Dukcapil NTB

JHONI SUTANGGA/RADAR MANDALIKA Ashari

MATARAM – Lombok Tengah (Loteng) dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kalah gesit dengan Kabupaten Lombok Utara (KLU) dalam mengurus desa persiapan menjadi definitif. Padahal jarak mengurusnya tidak jauh beda.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat  Pemerintahan Desa Kependudukan dan Pencatatan Spil (DPMPD Dukcapil) NTB, Ashari menjelaskan, hingga saat ini ada 15 desa persiapan di Loteng dan satu desa di KSB belum definitif. Justru yang sudah selesai 10 desa KLU. Padahal jarak pengurusan desa persiapan tersebut tidak jauh jauh beda.

 “Mestinya DPMD aktif, kalau 10 desa di KLU sudah keluar nomor registrasinya,” ungkap Ashari di Mataram, kemarin.

Menjadi desa definitif itu, sepenuhnya merupakan urusan pusat yaitu salah satu direktur di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sehingga dalam hal ini tergantung dari kabupaten setempat.

“Kalau KLU itu bupatinya yang langsung turun tangan jadi cepat selesai,” sentilnya.

Azhari menjelaskan, tugas provinsi telah selesai. Mereka bertugas melakukan kajian hukum setelah Peraturan Daerah (Perda) keluar dari kabupaten tersebut. Setelah proses itu selesai baru dikirim ke pusat.

“Nah kalau sudah di pusat itu tergantung dinas desa-nya. Harusnya pro aktif ngurus,” katanya.

Menurut Azhari, tidak mungkin pusat yang akan pro aktif pasalnya ada ratusan desa yang diurus, sehingga jika desa persiapan itu ingin segera definitif maka koncinya di kabupaten setempat.

“Kalau perlu bupatinya yang langsung turun,” katanya lagi.

Untuk bisa menjadi definitif, kemungkinan ada proses lain yang perlu dilakukan. Bisa saja pihak Kemendagri mengecek ke lapangan alias turun ke daerah.

“Artinya kita kabupaten harus jemput bola. Kalau Provinsi kan baru diloloskan jika syarat hukum terpenuhi dan sudah semua terpenuhi,” pungkasnya. (jho)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Warga Ancam Blokir Ruas Tanak Awu-Pengembur

Read Next

Kadikes Mataram Dirawat di RSUP NTB

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *