Lombok Tengah Dicanangkan jadi Kota Cerdas

  • Bagikan
F bupati
JAFAR HUMAS FOR RADARMANDALIKA. ID SAMBUTAN: Bupati Loteng, HL. Pathul Bahri saat menyampaikan sambutannya, Selasa kemarin.

PRAYA – Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) dicanangkan menuju Smart city (Kota cerdas, red) dalam meningkatkan kualitas dan maksimalisasi pelayanan publik dalam satu tempat.

Penandatanganan komitmen bersama dalam penyusunan masterplant smart city bersama Dirjen Aptika Kominfo RI. Penandatanganan komitmen ini dalam rangka upaya menciptakan pengentasan lambatnta pelayanan dan keamanan area yang dapat terakses dan dilakukan pelayanan dalam satu lokasi, baik secara langsung maupun digital.

Dirjen Aptika Kominfo RI, Dra Maryam F Barata mengatakan, program pencanangan Smart City ini meliputi lintas dinas dan keterlibatan semua unsur keilmuan.

Kemudian, kabupaten juga berperan aktif agar dapat suksesi dan mendukung dalam smart Provins yang juga merupakan program dari pusat, dimana Smart city di tingkat Kabupaten Langkat yang akan menopang dan menunjang terciptanya Smart Provins.

Dalam pengembangannya, smart city ini penggunaan teknologi penerapan dalam manajemen inovasi, diamana pemerintah swasta dan masyarakat harus berperan aktif dan ikut terlibat dalam segala lini.

“Selamat atas selesainya buku smart City yang telah selesai di buat dan semoga menjadi acuan dan panduan semua OPD dalam suksesi Smart City,” katanya.

Sementara, Bupati Lombok Tengah, HL Pathul Bahri mengatakan, smart City yang saat ini sedang dalam tahap empat ini kemudian ada pula program yang telah sukses digelar dan diapresiasi oleh pemerintah pusat. Baik dari program yang berkomitmen dalam mengentaskan buang air besar sembarangan. Dimana data sekitar 687.000 dengan sisa yang belum dituntaskan mencapai 7.000.

Kemudian, adapun syarat WSBK dengan target diatas 70 persen harus divaksinasi dapat dilaksanakan hanya 15 hari dalam target vaksinasi 35.000 orang perhari. Dengan jumlah tim 173 dengan personel delapan orang, dan bisa tuntas.
“Saat ini kita berkomitmen dalam Loteng menjadi Kabupaten Cerdas. Dimana hampir di hotel, orang kesusahan mencari gofood, orang cari makan susah mencari makanan lainnya dalam even WSBK kemarin, maka ini penting menjadi pembelajaran,” sentilnya.

Pathul sampai dengan saat ini terus berkomitmen dalam suksesi Loteng menjadi kota cerdas. “Terimakasih ibu dirjen seluas-luasnya dan sebesar-besarnya, mengingat semakin hari tuhan terus menunjukan jalan terbaik untuk umatnya,” katanya.

Ditambahkannya, di bulan Maret 2022, dia menyampaikan sekitar 120.000 orang akan datang di Loteng, maka penting UKM harus kita evaluasi, mengingat dalam penerapan smart city supaya dituntut maju dan terus berinovasi.
Pathul memetik pembelajaran dari wilayah Badung, dimana adanya 18 SKPD kumpul di satu tempat dimana kemudahan akses informasi dan pelayanan mengintat apa saja ada di lokasi tersebut ada di satu tempat.
“Makanya kota yang ada di Loteng harus menjadi kota yang cerdas,” tegasnya.(tim/rls)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *