Dua Pemuda dari Desa Perina Kenak Tipu, Dijanjikan Kerja di Sirkuit Mandalika

  • Bagikan
F korban
KHOTIM/RADARMANDALIKA.ID PENGAKUAN: M. Haekal Fikri dan Dimas Hadi warga Desa Perina, Kecamatan Jonggat korban penipuan perekrutan pekerja di Sirkuit Mandalika, menceritakan kepada media, Senin kemarin.

PRAYA – Sungguh apes nasib dua orang pemuda di Desa Perina, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah. Keduanya jadi korban penipuan salah satu lembaga yang mengaku memiliki jaringan merekrut pekerja untuk event world superbike (WSBK) 2021 di Sirkuit Mandalika.

Dua pemuda ini dari Dusun Gubuk Dese, Desa Perina. Sekarang keduanya hanya bisa pasrah setelah uang raib diambil lembaga itu masing-masing Rp 500 ribu per orangnya. Dalihnya, uang ini dikeluarkan untuk membeli kebutuhan seragam nantinya. Nyatanya sampai sekarang pihak lembaga hilang kabar.

M. Haekal Fikri menceritakan, dirinya sudah menyerahkan uang Rp 500 ribu kepada pihak lembaga. Waktu itu, dirinya dijanjikan akan dipekerjakan di areal Sirkuit Mandalika sebagai petugas Marshal.

“Pada Kamis 18 November 2021 lalu, saya sudah mendaftar dan menyerahkan uang. Saya pernah diminta menunggu di depan jalan simpang empat Bonjeruk, tapi sampai azan zuhur tidak ada bus  datang menjemput untuk dijemput latihan,” bebernya kepada media.

Disebutkannya, adapun lembaga yang dirinya maksud bernama Lembaga Permata Nusantara. Informasinya beralamatkan di Lombok Barat. “Saat kami mau dijemput, banyak sekali alasannya. Pernah bilang keadaan rusak dan macet,” ceritanya lagi.

Pemuda lainnya yang juga korban, Dimas Hadi mengungkapkan hal yang sama. Dia juga ditarik uang sama oleh pihak lembaga. “Awalnya saya diminta mengumpulkan foto copy KTP dan uang 500 ribu,” terangnya.

Menurutnya, ada informasi uang akan dikembalikan namun belum jelas. Pasalnya, sampai dengan sekarang hilang kabar.(tim)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *