Koordinator Joglo: Kita Harus Selalu Bersama

  • Bagikan
F AAA Rapatkan barisan scaled
JHONI SUTANGGA/RADAR MANDALIKA HALALBIHALAL: Foto bersama alumni Jogol pada momen halalbihalal di Narmada, Sabtu pekan lalu.

MATARAM – Misi besar membangun NTB menjadi salah satu topik pembicaraan puluhan alumni Jogja – Lombok (Joglo) dalam Halalbihalal Joglo yang berlangsung di Pondok Pesantren Darul Hikmah Narmada milik TGH. Khalilurrahman, Sabtu pekan lalu.

 

Alumni Jogja saat ini dari berbagai profesi mulai dari kepala daerah, wakil kepala daerah, sekretaris daerah, pejabat struktural di daerah, pimpinan Partai Politik, anggota DPRD, Rektor pada sejumlah Kampus di Lombok, Hakim, penyelenggara Pemilu, Komisioner lainnya, pengusaha sampai yang berprofesi tuan guru berkumpul dalam satu momen kebersamaan.

 

“Joglo tidak boleh bercerai berai. Kita harus selalu bersama,” tegas Koordinator Joglo, Lalu Wiranata.

 

Pria yang juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappenda) Lombok Tengah itu mengatakan, SDM dan potensi yang dimiliki Joglo saat ini sangat dibutuhkan oleh daerah. Meski kontribusi alumni sudah dilakukan dari berbagai profesi yang ada namun menurutnya sudah waktunya menyusun gerakan yang lebih terstruktur dan sistematis untuk NTB.

 

“Membangun sesuatu yang positif bagi daerah,” kata Gde Wink sapaannya.

 

Ditegaskannya, kegiatan semacam itu akan terus dilakukan Joglo untuk lebih mempererat persaudaraan sesama alumni yang pernah mengenyam dunia pendidikan di Kota Gudek itu.

“Insya Allah kegiatan ini akan terus kita lakukan,” tegasnya.

 

Sementara, Pembina Joglo, H. Fauzan Khalid mengatakan sesama anggota harus bisa saling mendukung dan memback up dalam urusan apapun. Bupati Lombok Barat itu mengatakan profesi alumni Joglo yang beranekaragam itu potensi besar sehingga kebersamaan ini harus tetap dijaga dan dirawat.

 

“Profesi kita macam-macam dari pajabat sampai tuan guru,” katanya.

 

Pentolan Joglo lainnya, Kholid Karyadi mengusulkan agar segera dilakukan pertemuan khusus.

“Kita ini punya potensi besar. Saya usulkan kita segera pesopok jengku (duduk merapat) sambil kita ngopi ngopi,” katanya.

 

Owner Kebon Kopi Sembalun itu siap memfasilitasi semua yang dibutuhkan alumni. “Jangankan kopi snack, kaos pun saya siapkan,” katanya tersenyum.

 

Tahap demi tahap pertarungan dan kompetisi di daerah menunggu anggota Joglo. 2024 mendatang dua pesta demokrasi akan berlangsung dimana Februari akan berlangsung Pileg dan Pilpres lalu pada November akan berlangsung Pilkada serentak untuk gubernur, Bupati dan Walikota. Anggota Joglo tidak boleh hanya sebagai penonton apalagi partisipan. Potensi anggota yang ada hari ini membuka peluang untuk harus menjadi pemain utama dalam setiap kontestasi.

 

“Kita ini punya kekuatan besar. Seluruh peluang itu harus direbut,” sambung anggota Joglo, Lalu Zainul Abdi.

 

Saat ini jumlah anggota Joglo di Lombok mencapai puluhan ribu yang tersebar di semua kabupateh kota. Untuk lebih memperat kembali kebersamaan dan kekuatan itu, pada 26 Mei pekan depan ribuan alumni Joglo akan menggelar reuni akbar yang bertempat di Longtune Waterpark, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah.

 

“Kita undang seluruh alumni Jogja,” katanya.

 

Komunitas Joglo diharapkan bisa menjadi wadah komunikasi dan saling bertukar informasi. Diakuinya alumni Jogja dari berbagai profesi tidak bisa dipungkiri telah banyak memberikan kontribusi nyata dalam membangun NTB selama ini.

 

“Saya sangat yakin pengalaman hidup kita di Jogja, pengalaman intelektual kita bisa berikan masukan yang postifi tentang pembanguan daerah ini selanjutnya,” yakin mantan wartawan senior Kompas itu.

 

Sementara, L. Nofian Hadi juga merasa demikian, Komisaris Utama BPR NTB yang pernah menjadi Stafsus Gubernur NTB ini bahkan menganggap alumni Joglo ini sebagai keluarga khusus yang nantinya bisa menjadi contoh baik bagi alumni lain.

 

“Dulu di Jogja kita beda kampus beda jurusan beda kost. Alhamdulillah kita tetap rukun dan masih dalam suasana kebersamaan,” kata Pimpinan Pondok Pesantren Darul Hikmah Narmada TGH. Khalilurrahman.

Turut hadir dalam acara itu, Bupati Lombok Barat, Fauzan Khalid, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Masnun Tahir, Ketua DPD Partai Demokrat NTB Indra Jaya Usman (IJU), Ketua Bawaslu NTB M Khuwailid, Ketua Bawaslu Lombok Timur Retno Sirnopati, Kepala Bappeda NTB Lalu Wiranata, Wakil Rektor UNU NTB Ahmad Fauzan dan jajaran dosen serta para anggota DPRD di Kabupaten Kota di Lombok. (jho)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *