Komplotan Pengedar Sabu Diamankan, Satu Cewek

  • Bagikan
F SABBUU
Ist/RADAR MANDALIKA AMANKAN: Komplotan pengedar sabu dan barang bukti yang diamankan Sat Resnarkoba Polres Lobar, Selasa (17/5) lalu.

 

LOBAR–Komplotan pengedar sabu asal Labuan Tereng Kecamatan Lembar berhasil diringkus jajaran Sat Resnarkoba Polres Lombok Barat (Lobar). Komplotan yang terdiri dari empat orang laki-laki dan seorang perempuan itu diringkus di dua lokasi yang berbeda, pada Selasa (17/5) lalu.

Kapolres Lombok Barat, AKBP Wirasto Adi Nugroho, melalui Kasat Res Narkoba AKP Faisal Afrihadi mengungkapkan penangkapan seluruh pelaku itu diawali dengan pengamanan pelaku berinisial BM (24) saat melintas di jalan raya Gerepek Desa Labuan Tereng Lembar. “Dari pengeledahan pada badan BM warga Desa Pelepok Kecamatan Lembar, didapati sejumlah barang bukti diduga narkoba dalam satu klip plastik transparan yang berisi tiga klip, yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat 1.86 gram,” beber Faisal, Kamis (19/5).

Setelah penangkapan pelaku pertama didapatkan informasi keberadaan rekan lainnya yang berada di salah satu rumah di Desa Labuan Tereng. Sebanyak empat orang terduga pelaku diamankan dengan sejumlah barang bukti narkoba diduga sabu seberat total 7.28 gram. “Saat melakukan penggerebekan disalah satu rumah di Desa Labuan Tereng ini, salah satu terduga pelaku Inisial AL sempat membuang barang bukti ke atap kamar mandi rumah tersebut,” jelasnya.

Salah satu dari empat pelaku itu, merupakan perempuan inisal EP (32) asal Desa Berbali Kecamatan Batukliang Lombok Tengah. Sedangkan ketiga pelaku lain AL (31), SU (27) dan SF (24) seluruhnya warga desa setempat.

“Salah satu diantara mereka residivis dan target kita beberapa waktu yang lalu,” bebernya.

Faisal mengatakan terbongkarnya kasus dugaan pengedar narkoba itu berkat informasi masyarakat yang resah dengan aktifitas para pelaku. “Sehingga kami dari Sat Resnarkoba Polres Lombok Barat segera menindaklanjutinya dan melakukan penyelidikan,” katanya.

Secara keseluruhan barang bukti yang berhasil diamankan antara lain diduga narkotika jenis sabu dengan berat 1.86 gram pada TKP pertama. Kemudian dugaan jenis sabu, dengan berat total 7.28 gram pada TKP kedua. Selain itu juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya, seperti korek api gas, kaca, skop, gunting, klip plastik bening, timbangan, bong, hingga uang tunai Rp 525 ribu. “Untuk Tindakan selanjutnya akan melakukan uji urine terhadap terduga, meminta keterangan, dan mempersiapkan barang bukti untuk uji laboratorium di BPOM,” ucapnya.

Pengembangan kasus ini pun terus dilakukan, termasuk dugaan asal barang haram itu dan diedarkan kemana saja. Kini para pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Lobar. Para pelaku itu dijerat pasal 112, 114 jo 127 Undang-Undang Narkotika dengan ancaman 4 tahun hingga paling lama 20 tahun kurungan penjara. (win)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *