Komisi IV Turun Tangan, Panggil Pihak Terkait

F mediasi

KHOTIM/RADARMANDALIKA.ID MEDIASI: Komisi IV DPRD Loteng dan pihak saat membahas proyek pembangunan Puskesmas Batu Jangkih, Senin kemarin.

PRAYA – Amblasnya pasangan batu pondasi proyek pembangunan gedung Puskesmas Batu Jangkih, Kecamatan Praya Barat Daya bakal berbuntut panjang. Proyek dengan pagu anggaran Rp 7 miliar ini, akhirnya DPRD turun tangan menyikapi persoalan di lapangan. Senin kemarin, perwakilan Pemdes Batu Jangkih, PUPR, DPMD, Dikes, Konsultan dan pemborong dihadirkan di kantor dewan.
Ketua Komisi IV DPRD Lombok Tengah, HM Supli mengatakan proyek pembangunan puskesmas ini ditemukan ada yang terlalu tinggi harga bahan materialnya. Kuat kemungkinan ini yang menyebabkan pekerjaan tidak maksimal dikerjakan.
“Misalnya bekisting bambu seharga 8000 per batang, itu sangat tinggi sekali,” ungkapnya di lokasi pertemuan.
“Parahnya Kades sampaikan tentang harga batu yang diambil pemilik proyek lebih tinggi daripada harga di Praya,” sambungnya nyentil.
Untuk itu, pihaknya akan melakukan evaluasi dalam jangka waktu 10 hari ke depan, dimana dilakukan kajian dan perbaikan untuk disempurnakan oleh pekerja.

Sementara, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Lombok Tengah, M Safruddin berjanji akan melihat secara langsung mengingat pihaknya belum turun ke lapangan. Kemudian atas dasar itu akan ambil sikap.
“Kami melihat dan akan menghitung atau menganalisa teknis, apakah sudah dikerjakan sesuai SOP di bawah,” tegas Sopo sapaan akrabnya.

Terhadap metode pelaksanaan, adanya perubahan apakah sudah tidak dilakukan konsultasikan perencanaan dan ada beberapa yang perlu diskusikan bersama, bukan hanya sekadar melihat pada pelaksanaan.
“Data yang ada di lapangan akan dilakukan analisa dengan aturan-aturan, apakah mutu beton yang masuk sesuai pelaksana di bawah, sesuai tidak dengan apa yang tertuang di dalam kontrak,” tegasnya lagi.(tim)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Tes CPNS di Lotim Terganggu Jaringan Internet

Read Next

Gita: Pengganti Lahan Lapangan Mandalika Sedang Proses

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *