Tes CPNS di Lotim Terganggu Jaringan Internet

F ANTRE

IST / RADAR MANDALIKA ANTRE : Para pelamar CPNS Lotim, tampak persiapan menunggu jadwal seleksi menggunakan sistem CAT BKN, di kantor BKPSDM Lotim, kemarin.

LOTIM – Gegara ganguan jaringan internet, seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Lombok Timur (Lotim) terganggu. Akibatnya, tes CPNS menggunakan sistem Computer Assited Test (CAT) ini, kemarin terpaksa tertunda hingga 2 jam lebih.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lotim, Salmun Rahman, via ponselnya, menjelaskan, kemarin mestinya Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sesi pertama dimulai pukul 08.00 Wita. Namun karena gangguan jaringan Indihome, sehingga waktu molor 2 jam lebih. Tes SKD itu, baru bisa dilakukan kembali, setelah menggunakan jaringan milik Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo).
Kendala jaringan menurut Salmun, tidak saja dialami Lotim, tapi juga diyakini dialami daerah lain. Namun beruntung, terputusnya jaringan internet itu tidak mengganggu proses seleksi peserta CPNS, sebab jaringan terputus saat masih proses persiapan. “Kami langsung mengupayakan atasi masalah jaringan ini. Setelah jaringan kembali, sesi pertama bisa terlaksana, kendati sesi kedua juga ikut mundur. Kemungkinan, tes hari ini (kemarin, red) untuk selesaikan sesi ketiga diprediksi sampai malam,” jelasnya.
“Kondisi serupa sebelumnya juga pernah terjadi pada hari Sabtu lalu. Semua ikut tertunda, sehingga selesai pada malam hari,” tambah Salmun.
Kendala jaringan terputus lanjutnya, tidak menjadi masalah besar bagi peserta CPNS. Karena kondisi itu diketahui langsung pihak Badan Kepegawaian Nasional (BKN), yang ditugaskan di BKPSDM. Namun demikian, BKPSDM tetap mengirim laporan kondisi itu secara tertulis pada BKN. “Pada prinsipnya dalam persoalan ini, pemerintah tidak akan merugikan peserta hanya karena jaringan terputus,” ujarnya.
Sampai dengan hari ke-12 ungkap Salmun, jumlah peserta tes SKD sebanyak 1.968 orang CPNS dari 8 ribu lebih pelamar CPNS. Terdapat 1.207 peserta sudah berguguran karena tidak memenuhi passing grade. Sementara yang lolos passing grade sampai hari ke 12 sebanyak 761 orang. Namun mereka yang memenuhi passing grade belum tentu akan lolos pada Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) nanti. Sebab, ketika tahapan SKB akan dilakukan perangkingan tiga besar di 102 formasi yang ada. “Rencana tes SKD CPNS kita sampai tanggal 23 September mendatang. Tanggal 24-26 September dijadwalkan tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) non guru. Khusus CPNS yang dinyatakan positif Covid-19 sebanyak sembilan orang disiapkan waktu ujian susulan tanggal 27 September mendatang,” jelas Kepala BKPSDM jebolan APDN ini, seraya mengatakan, sebenarnya jumlah positif Covid-19 sebanyak 34 orang baik dari CPNS mau pun P3K. Dan untuk diketahui, tes P3K tidak menggunakan kompetensi dasar.
Pada kesempatan itu, ia berharap proses seleksi CPNS mau pun P3K Lotim, kedepan tidak lagi menuai kendala. Sehingga semua berjalan lancar. (fa’i/r3)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Sisa Persoalan di Sekitar Sirkuit, ITDC Klaim Masih Proses

Read Next

Komisi IV Turun Tangan, Panggil Pihak Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *