TABRAKAN: Kondisi bus Surabaya Indah dan Minibus Pancasari di Poto Tano Sumbawa Barat, Sabtu (25/2). (IST/RADARMANDALIKA.ID)

Sumbawa Barat – Kecelakaan maut terjadi antara bus malam Surabaya Indah dengan minibus Pancasari. Peristiwa nahas ini mengakibatkan enam orang meninggal di tempat, sementara belasan orang lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan tragis itu terjadi Jumat malam (24/2) sekitar pukul 22.00 wita di tanjakan Batu Guring, Desa Kokarlian, Kecamatan Poto Tano, Sumbawa Barat. ‘’Enam orang meninggal dunia, belasan orang lainnya luka-luka,’’ jelas Kapolres KSB, AKBP Heru Muslimin melalui Kasi Humas Ipda Eddy Soebandy, Sabtu (25/2).

Seluruh korban meninggal dunia merupakan penumpang mini bus Pancasari. Kendaraan dengan nomor plat EA 7595 A diketahui melaju dari arah Sumbawa menuju Lombok dan bertabrakan dengan bus malam Surabaya Indah dengan nomor plat EA 7282 SB yang datang dari arah berlawanan atau dari wilayah Sumbawa Barat menuju Bima.

“Para korban sempat dibawa ke puskesmas Poto Tano untuk mendapat pertolongan. Namun enam orang tidak bisa diselamatkan’’ paparnya.

Korban meninggal sudah dibawa ke rumah duka, sementara korban luka masih mendapat perawatan. Belum diketahui pasti penyebab peristiwa nahas tersebut, saat ini polisi masih melakukan olah TKP dan mengambil keterangan sejumlah saksi dari penumpang dua kendaraan nahas itu.

‘’Korban meninggal mengalami luka cukup parah. Sopir mini bus Pancasari sempat terjepit sebelum berhasil dievakuasi. Namun tidak tertolong,’’ bebernya.

Lokasi kejadian yang berada di wilayah sepi juga menyulitkan dilakukan evakuasi cepat. Namun begitu mendapat laporan tentang adanya kecelakaan tersebut, anggota baik dari Polsek Pelabuhan Poto Tano dan anggota polsek setempat langsung diterjukan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi.

‘’Jumlah penumpang di dalam mini bus itu 14 orang termasuk sopir, sementara penumpang bus malam Surabaya Indah 30 orang,’’ bebernya.

Eddy menegaskan, upaya yang sudah dilakukan cukup maksimal. Namun karena korban mengalami luka cukup parah dan fatal, mereka tidak bisa diselamatkan. Sementara korban luka-luka lainnya langsung dilarikan menggunakan mobil pick up untuk mendapatkan pertolongan pertama di puskesmas Alas dan Poto Tano.

‘’Korban paling parah rata-rata penumpang mini bus,’’ tambahnya.

Enam orang korban meninggal dunia itu antara lain, KS (inisial,red), laki-laki umur 69 tahun. PS, perempuan usia 42 tahun. As, perempuan usia 60 tahun. SW, laki-laki usia 60 tahun, KS laki-laki usia 42 tahun dan AN yang merupakan sopir. Sementara korban luka berat I KGS, PSo, I KSu dan K BA sementara luka ringan Ms, KM, AP laki-laki usia 24 tahun dan GL.

Informasi lain yang diperoleh koran ini, penumpang mini bus Pancasari ini seluruhnya merupakan warga Sumbawa. Sebelum kejadian, rombongan ini star dari wilayah Kanar, sekitar Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa. Mereka sedianya akan menghadiri kegiatan keagamaan.(far)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 708

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *