Kader PAN Membelot, Awi : Tidak Benar

F Marsekan Fatawi

BUYUNG/RADAR MANDALIKA Marsekan Fatawi

PRAYA – Dua kader Partai Amanat Nasional (PAN) Lombok Tengah (Loteng) dikabarkan membelot dengan mendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati jalur independen, SADAR.

Kabar miring ini langsung diklarifikasi Ketua DPC PAN Loteng, Marsekan Fatawi. Awi  saat dikonfirmasi membantah kabar tak sedap itu. Berita miring yang beredar di media social ini, disebut Awi membuat nama baik PAN Loteng buruk di mata publik. Menurut dia, dengan beredarnya isu itu seolah-olah kader PAN nantinya dicap publik tidak komitmen dengan pilihan partainya.

“Kita bantah berita itu,” tegasnya pada Radar Mandalika, kemarin.

Awi melanjutkan, dua orang kader tersebut bernama Ajis Junaidi, dan satu lagi perempuan yang tidak ingin dia sebutkan namanya. “Kalau laki-laki ini masih aktif di kepengurusan partai, sedangkan untuk perempuan sudah kita pecat dan tidak perlu kita sebut namanya,” tegasnya lagi.

 “Jadi foto yang ada diberita media online itu adalah dokumen lama, jauh sebelum PAN menentukan arah dukungan ke paslon saat ini,” bebernya.

Sementara soal arah dukungan, sampai saat ini dirinya tetap komitmen dengan apa yang telah diperintahkan oleh partai. Dia mengatakan, pemberitaan yang beredar saat ini sangat merugikan dirinya secara individu maupun partai.

 “Saya yang dipercayakan sebagai ketua tim pemenangan internal PAN merasa dirugikan dengan pemberitaan kemarin,” jelas dia tegas.

Sementara setelah diklarifikasi dilakukan, pihaknya sendiri akan mengambil langkah hukum saat setelah kegiatan pilkada selesai. “Kita masih fokus memenangkan paslon dulu. Mungkin setelah pilkada ini kita akan konsultasi lagi dengan ketua DPD PAN kaitan dengan langkah apa saja yang akan ditempuh,” katanya.(buy)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Kelilingi Sirkuit Mandalika dengan Motor Listrik

Read Next

Pemda Kembali Buka Pelabuhan Teluk Nara

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *