Judi Bola Adil, Bandar dan Penyedia Tempat Kurung

Bola Adil

HUMAS POLRESTA MATARAM/RADAR MANDALIKA DIRINGKUS: Polres Mataram mengamankan tiga pelaku yang asik berjudi bola adil. Nampak beberapa barang bukti yang diamankan petugas di lokasi perjudian, Abian Tubuh, Kecamatan Cakranegara, Minggu (12/4) malam.

MATARAM – Tim Resmob Satreskrim Polresta Mataram tancap gas dalam memberantas judi bola adil di wilayah Abian Tubuh, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Alhasil, petugas mengamankan tiga orang pelaku. Masing-masing seorang bandar perempuan inisial ES, 46 tahun, warga Sweta, Kecamatan Sandubaya. Kemudian INY, 48 tahun, dan IKT, 47 tahun, keduanya warga Karang Siluman selaku penyedia tempat.

Pelaku menggunakan papan bergambar, bola gelinding, beberan, bedak, lap dan pengganjal. Mereka ditangkap petugas pada Minggu (12/04) sekitar pukul 18.40 Wita. Tanpa ampun, ketiganya langsung diamankan petugas untuk diproses lebih lanjut. “Ada tiga orang yang kita amankan terkait judi bola adil di Lingkungan Karang Bata, Abian Tubuh Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Bandarnya itu perempuan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa di Mataram, kemarin (13/04).

Penangkapan berawal dari informasi atau laporan masyarakat tentang adanya perjudian bola adil di wilayah setempat. Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 yang masih mengancam masyarakat. Mereka malah asik bermain judi bola adil. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti petugas dengan turun ke lapangan. Petugas pun mendapatkan fakta sesuai informasi yang diterima. “Sekarang lagi wabah Corona. Tindakan mereka itu juga meresahkan warga sekitar. Itu kita tindak lanjuti. Ternyata memang benar adanya,” beber Kadek. 

Petugas menemukan barang bukti di rumah yang didatangi. Pelaku berupaya merapikan dan menyembunyikan barang bukti, tapi berhasil dicegah petugas. Ketiganya pun langsung diamankan tanpa ampun. Aktivitas yang dilarang ini audah lama meresahkan masyarakat. Terlebih ladi di tengah penyebaran virus Corona di ibu kota provinsi NTB.

Ketiga pelaku pun tidak bisa mengelak saat diinterogasi petugas. Mereka mengakui perbuatannya, yaitu telah mengadakan dan menyediakan tempat perjudian bola adil. “Sudah diakui. Itu menggunakan uang dengan tujuan mencari keuntungan sebagai mata pencaharian,” kata Kadek. 

Selain mengamankan ketiga pelaku, petugas juga mengamankan setumpuk barang bukti. Diantaranya, sebuah papan bola adil, empat buah kayu penyeimbang papan, delapan buah bola gelinding yang terbuat dari karet. Kemudian sebuah beberan, sebotol bedak bayi dan uang tunai Rp 515 ribu. 

Mereka harus berurusan dengan hukum dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku terancam dijerat pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. (zak)

2 Reviews

?s=96&d=mm&r=g
afuyokcam
1

Planning ?2?, spatula disappointing: cereals, follows.

http://mewkid.net/when-is-xuxlya/ - Amoxicillin Amoxicillin No Prescription kju.afmg.radarmandalika.id.qqr.lo http://mewkid.net/when-is-xuxlya/

?s=96&d=mm&r=g
eluxavimze
1

The unresolved eruptions, vitiligo, ultimately users.

http://mewkid.net/when-is-xuxlya/ - Amoxil Amoxicillin Online nyy.hiyz.radarmandalika.id.eye.le http://mewkid.net/when-is-xuxlya/

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Wali Kota Mataram Kaji Penerapan PSBB

Read Next

Kitab Injil Ditemukan Tercecer di Kuta

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *