Jaksa Panggil Bendahara RSUD Praya

f kejaksaan 1

DOK/RADAR MANDALIKA Catur Hidayat Putra

Kasus Insentif Nakes dan UTD

PRAYA- Kejaksaan Negeri Lombok Tengah (Loteng) terus mengusut dugaan korupsi pembayaran insentif tenaga kesehatan (Nakes) dan dana Biaya Pengganti Pengelolaan Darah (BPPD) Unit Transfusi Darah (UTD) Dinas Kesehatan oleh RSUD Praya.
Hal itu dibuktikan dengan kembali melakukan pemanggilan pada Bendahara RSUD Praya maupun beberapa Kepala UPT Puskesmas untuk dimintai keterangannya, Kamis ( 1/4).

Kasi Intel Kejari Loteng, Catur Hidayat Putra menyatakan, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan pada kasus pembayaran insentif Nakes maupun BPPD tersebut. Dengan melakukan pemanggilan pada semua pihak terkait.
“Sejauh ini kami masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan beberapa pihak terkait,” jelasnya saat ditemui di kantornya.
Dia menegaskan, selain pihaknya sudah memanggil Direktur RSUD, pihaknya juga sebelumnya telah memanggil beberapa pengelola BPPD, para Nakes, maupun kepala UPT Puskesmas dan lainnya.
“Jumlah yang sudah kami periksa sudah mencapai belasan orang,” ungkapnya.
Ia mengaku, pihaknya masih belum bisa membeberkan secara lengkap dari hasil pemeriksaan sejauh ini. Pasalnya, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk pendalaman pada kasus tersebut.
“Kalau ada sudah titik terang kami pasti akan sampaikan pada awak media melalui konferensi pers. Tidak ada yang ditutupi dalam kasus ini,” ucapnya.
Selain itu, pihak juga sudah berencana akan meminta pihak terkait nantinya melakukan audit pada kasus ini. Tujuannya, untuk mengetahui adanya kerugian penyimpangannya.
“Kami juga pastinya akan turun langsung untuk melihat langsung di lapangan,” tuturnya.
Ia mengungkapkan, dalam mengungkapkan kasus korupsi itu, membutuhkan waktu yang terbilang lama. Karena, pihaknya harus membuktikan kebenaran penyimpangan itu dengan bukti –bukti yang kuat maupun terpenuhi.
“Kita harus pelan -pelan tapi pasti. Karena, dalam penanganan kasus dugaan korupsi, kita harus mempunyai bukti yang kuat dan terpenuhi,” ucapnya.
Ia mengaku, pihaknya sangat bersyukur karena kasus ini menjadi sorotan semua pihak sekarang. Artinya, pihaknya banyak mendapatkan dukungan untuk menanganinya hingga tuntas.
“Kami akan berupaya untuk menyelesaikan kasus ini,” tuturnya. (jay)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Mensos Selasa Besok ke Lokasi Banjir di Bima

Read Next

Keluh Kesah Atlet Karate Lombok Tengah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *