Ibnu Salim: Tanya PU Saja

ibnu scaled

JHONI SUTANGGA/RADAR MANDALIKA Ibnu Salim

Terkait Proyek Jalan Lendangguar – Baturotok Kabupaten Sumbawa
MATARAM – Kendati diminta melakukan audit terkait proyek pembangunan ruas jalan Lendangguar-Batu Rotok Kabupaten Sumbawa sepanjang 5 KM dengan anggaran Rp 19,2 miliar, Inspektorat NTB nampaknya tidak begitu merespons. Inspektorat justru menyarankan agar bertanya balik ke Dinas PUPR NTB.

“Tanya PU saja. Kok tanya saya,” tegas Inspektur Inspektorat NTB, Ibnu Salim, kemarin.

Sebelumnya, hasil kajian Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) NTB, jalan yang dikerjakan oleh Dinas PUPR NTB melalui program percepatan jalan dengan pembiyaan tahun jamak, selain menyalahi kewenangan diduga melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 tahun 2019 juga melanggar Undang Undang Keuangan Negara yang sarat dengan pelanggaran hukum.
“PU pastinya sudah lihat regulasinya,” kata Ibnu.

Ibnu mengatakan Inspektorat menyampaikan suatu hal berbasis pada hasil pemeriksaan atau audit. Namun Ibnu sendiri belum mau menyampaikan statmen lebih termasuk merespons keinginan publik untuk melakukan audit sekalipun.

“Inspektorat mengatakan sesuatu itu basisnya pemeriksaan /atau audit,” jawabnya singkat.

Sebelumnya juga, Dinas PU PR NTB diduga melanggar Perda Nomor 12 tahun 2019 tentang Proyek Percepatan Pembangunan dan Pemeliharaan Infrastruktur Jalan Provinsi dengan Pola Pembiayaan Tahun Jamak. Bukan sekedar melanggar Perda justru akan berdampak pada potensi kerugian uang negara dalam pengerjaannya. Pasalnya ada satu ruas jalan kabupaten yang masuk dalam pengerjaan proyek itu. Padahal amanat dari Perda nomor 12 pasal dua jelas menerangkan Perda itu seyogyanya asas tujuannya hanya untuk jalan provinsi. Ini dituangkan dalam Pergub gubernur No 48 tahun 2019, perubahan Pergub Nomor 46 tahun 20120.

“Yang jadi temuan kami kok bisa jalan kabupaten dikerjakan oleh Provinsi yang masuk dalam Program Percepatan Jalan Provinsi itu. Ruas Jalan Lendang Luar – Baturotok sepanjang 5 KM dari panjang awal 46 KM. Anggarannya Rp 19 M,” sentil Sekretaris Komisi IV DPRD NTB, Asaat Abdullah, belum lama ini.(jho)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Miliki Warung Sabu Emak-emak Karang Bagu di Gulung Polisi

Read Next

Ibadah Haji 2021 Belum Pasti

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *