DOA BERSAMA: Kapolsek Selong bersama jajaran, mengamankan jalannya doa bersama di TKP hilangnya korban hanyut yang dikenal angker. (MUHAMAD RIFA'I/RADAR MANDALIKA)

LOTIM – Pencarian jasad Muhammad Faisal Mursyid Anwar, 8 tahun, asal Kelurahan Kelayu Selatan Kecamatan Selong, Lombok Timur (Lotim), sudah memasuki hari keempat. Meski belum membuahkan hasil, tim gabungan terus melakukan pencarian. Kemarin (15/2/2023), pencarian dilakukan di kawasan pantai Suryawangi Kecamatan Labuhan Haji Lotim.

Hilangnya korban saat mengambil bola pada Ahad (12/2/2023) lalu, memang memunculkan berbagai spekulasi. Ada yang mengaitkan kejadian itu dengan mistis, dimana disembunyikan oleh mahluk gaib, dan spekulasi lainnya. Kendati muncul spekulasi mistis, tim gabungan dari SAR, BPBD, Dinas Damkarmat dibantu warga tetap masih melakukan pencarian.

Langkah lain dilakukan masyarakat karena diyakini tempat hilangnya korban angker. Warga pun ramai-ramai menggelar zikir dan doa di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dengan harapan ada keajaiban, korban bisa ditemukan.

Pengakuan banyak orang, di simpang empat tersebut seringkali terjadi kecelakaan. Anehnya pengendaranya lebih banyak meninggal dunia. Terakhir cerita warga adalah pasangan pengantin yang kecelakaan. Saat kecelakaan korban mengaku tabrakan dengan kendaraan lain, padahal sama sekali tidak ada kendaraan lain.

Setiap keramaian terjadi di TKP selama pencarian jasad korban, Kapolsek Selong bersama jajaran dibackup Satlantas Polres Lotim, terus memberikan pengamanan ekstra. Karena bagaimana pun, hampir setiap malam masyarakat berdoa di TKP, untuk membantu tim pencarian jasad korban.

“Kami terus memberikan pengamanan, agar proses pencarian jasad korban berjalan lancar,” kata IPTU Sahiman, Kapolsek Kota Selong, kemarin. (fa’i/r3)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 670

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *