PRAYA-Partai Gelombang Rakyat (Gelora) yang didirikan Fahri Hamzah berpeluang memperoleh kursi DPRD Kabupaten Lombok Tengah di Dapil 1 meliputi Kecamatan Praya-Kecamatan Praya Tengah. Peluang ini terbuka berdasarkan hasil real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) hasil pindaian C Hasil.

Adapun Dapil 1 mendaptkan alokasi 9 kursi. Adapun untik Dapil 1 ini sudah mulai tampak partai yang berpotensi meraih kursi. Hingga Sabtu (27/2), sebagai gambaran data C Hasil yang telah masuk ke sistem KPU mencapai 66,83 persen atau 399 dari total 597 TPS. Menunjukkan ada 9 partai peraih suara terbanyak, diantaranya Partai Gelora memperoleh suara sementara 4.7843.

Partai Gelora yang notabene partai yang baru pertama kali ikut dalam kontestasi politik ini sangat disambut baik oleh masyarakat NTB. Partai Gelora untuk memperoleh kursi parlemen di Lombok Tengah sudah di depan mata. Hal ini dikarenakan raupan suara semua partai tidak dominan tinggi.

“Bisa saja harga kursi yang terakhir kini tidak telalu tinggi,” ungkap salah seorang warga yang merupakan simpatisan Partai Gelora Lombok Tengah.

Namun yang terjadi akhir ini di internal Partai Gelora Lombok Tengah di Dapil 1 terjadi gejolak saling klaim suara terbanyak antara caleg yang satu dengan yang lain terutama yang mempunyai suara dominan di Partai Gelora. Namun tetap menanti hasil yang sah dari pleno KPU Kabupaten Lombok atengah.

Timses Caleg Gelora nomor urut 2 Swardani yang biasa di sapa Oping mengatakan sah sah saja saling klaim suara calegnya terbanyak. “Menurut saya Swardani akan duduk di kursi parlemen dengan suara di angka dua ribuan lebih,” katanya.

Oping juga meyakini bahwa suara Swardani akan unggul di rekapitulasi 100 persen pleno dari semua TPS. “Sekarang kan baru 60 persen,” ungkapnya.

Dia sendiri aangat berharap kursi Parlemen diisi oleh putra muda dari Praya Tengah. Karena apabila Gelora diisi oleh pemuda Praya Tengah khusunya Desa Lajut bukan tidak mungkin Gelora akan berbasis di Desa Lajut pada Pileg selanjutnya.

“Jangan salah DPT enam ribu lebih itu tidak sedikit,” sebutnya.

Selain itu untuk kemajuan Partai Gelora yang lebih mantap dan lebih lega, Caleg Partai Gelora nomor urut 2 Swardani yang berdomisili di Desa Lajut ini juga akan membuat desanya menjadi lumbung suara bagi Partai Gelora kedepannya. Bahkan menjadi wilayah kader muda Gelora.

“Itu bisa terjadi dikala Swardani masih muda pasti pendukungnya muda juga otomatis akan membuatan bibit kader muda,” jelasnya. (red)

100% LikesVS
0% Dislikes
Post Views : 1031

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *