LOBAR—Ratusan atlet karate Lombok Barat (Lobar) berkompetisi di ajang Forki Lobar Championship 2026 jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Agenda rutin yang digelar Federasi Karate-Do Indonesia (Forki) Lobar ini melombakan berbagai kategori jenjang usia pelajar.
Pelaksanaannya digelar di GOR Mini Tripat Gerung dari 22–24 Mei 2026. Ketua Forki Lobar, H. Kamaruddin, menegaskan pelaksanaan turnamen ini bagian agenda rutin pembinaan para atlet di bawah naungan Forki Lobar. Para peserta itu berasal dari berbagai dojo yang ada di Lobar.
“Kejuaraan ini agenda rutin yang masuk dalam kalender kerja Forki Lombok Barat. Tidak mengadakan kegiatan untuk ikut kejuaraan, tidak,” terang Kamaruddin yang dikonfirmasi di sela-sela acara turnamen, Jumat (22/5).
Hasil pelatihan yang digelar masing-masing dojo akan dilihat dalam turnamen itu. Hasil pembinaan itu akan terlihat jelas dari hasil turnamen tersebut sebagai bahan evaluasi untuk pembenahan ke depan, sehingga para atlet Lobar siap menghadapi berbagai kompetisi nantinya.
“Karena yang bertanding ini adalah kohai-kohai kami, karateka-karateka kami dari berbagai dojo yang ada di Lombok Barat. Jadi kelihatan nanti, ketika dia menjadi juara, maka kelihatan rutinitas latihannya seperti apa, rutinitas pembinaannya,” jelasnya.
Lebih lanjut Kamaruddin menjelaskan pembinaan rutin dilakukan untuk dojo. Pihaknya ingin memastikan atlet tetap diasah kemampuannya. Bahkan latihan bersama antar-dojo (gashuku) tetap digelar untuk mengukur kemampuan dan kenaikan level para karateka.
“Ada nanti 6 bulan sekali itu kenaikan sabuk, penurunan kyu, kan seperti itu kegiatannya. Belum lagi kita ikuti event-event nasional, kejuaraan Forkinas, provinsi, kita ikuti semua. Ada kalender semua yang kita lakukan,” imbuhnya.
Kegiatan ini dirangkai dengan kegiatan donor darah sebagai bentuk kolaborasi dalam misi kemanusiaan.
Terkait persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Juli mendatang, Kamaruddin mengaku para atlet yang dipilih sudah siap berlaga di ajang tiga tahunan tersebut.
“Atlet-atlet ini sudah kita tempa jauh-jauh hari. Bahkan kita lakukan try out ke luar daerah,” ucapnya.
Pembinaan intens dilakukan menjelang pelaksanaan ajang itu. Misi menjadi juara umum di ajang itu menjadi fokus. “Pembinaan tiga kali seminggu. Hari Selasa, hari Jumat, dan hari Ahad,” pungkasnya.
Pelaksanaan turnamen Forki Lobar itu dihadiri langsung oleh Ketua KONI Lobar, Abubakar Abdullah, dan Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafpora) Lobar, Agus Gunawan, yang mewakili Bupati.
“Kita apresiasi Pak Ketua KONI dan Ketua FORKI mengadakan championship sebelum Porprov ini,” ungkap Agus Gunawan.
Agus menilai persiapan yang matang dari Forki Lobar menumbuhkan rasa keyakinan jika Lobar bisa keluar jadi juara umum untuk kategori karate. Rasa optimis itu semakin kuat dengan melihat rekam jejak para atlet Lobar yang malang melintang di ajang nasional hingga internasional.
“Kemarin Porprov sebelumnya juara umum dua, sekarang juara umum satu lah target kita. Kenapa? Karena memang pembinaan ini intensif, bertahun-tahun, terus banyak kejuaraan, banyak event yang diikuti. Itu dasar kita, sehingga ini menjadi unggulan kita. Unggulan kita untuk berprestasi,” pungkasnya. (win)
