Februari, Kapal Pesiar Mulai Sandar di Gili Mas

  • Bagikan
F PESIAR
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA KUNJUNGAN: Kapal pesiar yang bernah datang ke Gili Mas Lembar sebelum pandemi beberapa tahun lalu.

 

LOBAR–Kapal pesiar atau cruise mulai datang dan sandar di Pelabuhan Gili Mas Lembar Februari mendatang. Berdasarkan jadwal, setidaknya terdapat sembilan cruise yang datang hingga penghujung 2022 mendatang.

GM Pelindo III Lembar, Baharuddin memaparkan sembilan kapal itu diantaranya Golden Horizon yang dijadwalkan bersandar di Gili Mas pada 17 Februari mendatang. Kemudian Kapal Norwegian Spirit 11 April, lanjut September sekitar tanggal 5, Royal Princess dijadwalkan mengunjungi Lombok. Di bulan Oktober, kapal Star Breeze dijadwalkan bersandar di Gili Mas sebanyak dua kali, di 27 dan 29 Oktober. Disusul jadwal bulan November di tanggal 23, ada kapal Viking Orion. Sedangkan Desember, dijadawlkan ada tiga kapal pesiar yang akan berlabuh di Gili Mas. Di tanggal 12 Desember terdapat dua jadwal kapal, ada Viking Mars dan Noordam. Serta di tanggal 31 Desember 2022 tercatat akan ada kapal Vasco Dagamma yang akan menyambangi Gili Mas.

“Itu berdasarkan jadwal yang kami terima, rencananya akan mulai dari bulan Februari sampai Desember tahun ini,” terangnya beberapa hari lalu.

Berbagai fasilitas di pelabuhan akan dimantapkan. Termasuk kelayakan dermaga dan pelabuhan untuk menyambut para wisatawan kapal pesiar tersebut. Mengingat selama pandemi ini, jadwal singgah kapal pesiar di Gili Mas dapat dikatakan vakum.

Kepala Kantor KSOP kelas III Lembar, R Pradigdo menyebut pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap berbagai fasilitas yang ada di dermaga. Supaya saat jadwal singgah kapal pesiar itu tiba, dermaga di pelabuhan sudah dalam keadaan layak untuk menjadi tempat bersandar.

Sejauh ini Pelabuhan Gili Mas dinilainya sudah siap. Karena pembangunannya dari awal memang sudah disesuaikan dengan standar kelayakan tempat berlabuhnya kapal besar, seperti kapal pesiar. “Tugas kami tetap mengecek dan memastikan keselamatan penyeberangan, agar fasilitas yang ada bisa mendukung keselamatan selama penyeberangan,” pungkasnya. (win)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *