PRAYA – Pengerjaan empat proyek jalan di Lombok Tengah masih belum rampung semua. Hingga kini proyek jalan yang anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2023 tersebut masih dalam pengerjaan. Sementara, tiga dari empat proyek jalan tersebut akan habis kontrak pengerjaannya pada 24 Oktober.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lombok Tengah, Massadri Zulkarnain menjelaskan, saat ini progres pengerjaan jalan ruas Mantang-Seganteng dan jalan ruas Jelojok-Dasan Baru hampir 90 persen. Sedangkan progres pengerjaan jalan ruas Lendang Bao sudah 84 persen, jalan ruas Mangkung-Selong Belanak hampir 65 persen.

“Target penyelesaian kontrak berakhir pada 24 Oktober untuk tiga paket yakni Mangkung-Selong, Mantang-Seganteng dan Jelojok-Dasan Baru. Sementara untuk ruas Lendang Bao ini di akhir 24 November 2023,” terangnya.

Kemudian dikatakan tidak ada lagi pengerjaan proyek jalan mengingat akhir tahun. Namun di tahun 2024, akan ada lagi proyek jalan yang bersumber dari DAK. Dimana dana DAK tahun depan untuk pekerjaan proyek jalan sudah diusulkan sebanyak 10 ruas paket, namun yang akan disetujui pusat diperkirakan hanya dua sampai tiga ruas jalan.

Kemudian terkait jalan rusak di sejumlah wilayah di Loteng seperti salah satu ruas jalan di Desa Dasan Baru Kecamatan Kopang. Ia mengaku telah menyampaikan persoalan itu ke pimpinan. Dan selanjutnya disampaikan ke BPKAD Loteng.

Namun, katanya, hingga kini masih belum ada kejelasan. Meskipun pihaknya telah meneruskan keluhan dan permintaan masyarakat akan perbaikan infrastruktur jalan tersebut.(tim)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 345

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *