Dua Siswi SD Tenggelam di Bendungan Jenggik

  • Bagikan
F TKP MENINGGAL
IST / RADAR MANDALIKA TENGGELAM : Lokasi Bendungan Jenggik tempat Baiq Dahlia, satu dari dua korban tenggelam dan meninggal dunia di TKP, kemarin.

LOTIM – Membiarkan anak-anak berenang tanpa pengawasan apalagi di bendungan, dapat berefek fatal. Seperti nasib nahas dialami dua siswi Sekolah Dasar (SD), asal Dusun Samang Desa Jenggik Kecamatan Terara Lombok Timur (Lotim). Kedua anak tersebut, kemarin sekitar pukul 12.30 Wita, tenggelam saat mandi di Bendungan Jenggik (Embung Jago).
Satu korban meninggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Serta satu lagi meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan medis ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB.
Kedua korban yang tenggelam itu adalah Baiq Dahlia Alena Putri, 9 tahun siswa kelas 3 SD yang dinyatakan meninggal dunia. Serta Baiq Siska Oskarinda, 9 tahun yang dilarikan ke RSU Provinsi NTB, dan di RSUP dinyatakan meninggal dunia.
Kronologi kejadian tenggelamnya kedua anak itu. Sekitar pukul 12.30 Wita, Samsul Hadi (saksi red) sedang memancing ikan di bendungan tersebut di bagian timur. Tiba-tiba saksi mendengar Nuraini (saksi) berteriak minta tolong, karean ada dua anak-anak tenggelam di bendungan sebelah barat.
Samsul bersama sejumlah warga lainnya yang sedang memancing, langsung berlari ke TKP sambil mencari korban. Pertama kali berhasil ditemukan ialah Baiq Siska Oskarinda yang didapat masih bernafas. Disaat Siska diangkat untuk dievakuasi kedaratan, kaki Samsul tersandung badan Baiq Dahlia.
Begitu Baiq Siska diserahkan pada warga lainnya yang memberikan pertolongan pertama. Samsul kembali ke bendungan mengangkat tubuh Baiq Dahlia. Ketika itu, Baiq Dahlia sudah tidak bernafas lagi, atau meninggal dunia.
Setelah berhasil dievakuasi, keduanya langsung dilarikan ke Puskesmas Terara untuk mendapatkan perawatan medis. Namun Tuhan berkehendak lain, Baiq Dahlia divonis meninggal, sedangkan Baiq Siska langsung dirujuk ke RSUP NTB karena kondisinya yang kritis.
Kapolsek Terara, I Made Ngurah Wirawan, setelah mendapatkan informasi langsung turun ke TKP. Selain juga berkoordinasi dengan Tim Inafis Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Lotim, juga langsung turun melakukan identifikasi dan olah TKP.
Dari keterangan sejumlah saksi, korban (Baiq Dahlia, red) selama ini tinggal bersama dengan ibu kandung dan neneknya di Dusun Semang Desa Jenggik. Saat kejadian, ibu korban tidak berada di rumah, melainkan berada di Lombok Tengah (Loteng) karena sudah berpisah atau bercerai dengan ayah korban yang saat ini merantau di Bali. “Kedalaman tempat korban tenggelam, sekitar dua meter. Satu korban yang dilarikan ke RSUP NTB yang dinyatakan meninggal dunia, jenazahnya langsung dibawa pulang ke rumah duka,” jelasnya.
Atas kejadian itu, pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi. Serta, menerima kejadian itu sebagai musibah, sehingga jenazah kedua korban sudah diserahkan pada pihak keluarga, untuk dimakamkan. “Kejadian ini harus dijadikan pelajaran berharga masyarakat, agar tetap mengawasi buah hatinya ketika diluar rumah,” pesannya. (fa’i/r3)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *