Disurati Pemprov, ITDC Belum Beberkan data Pekerja Lokal

f ITDC scaled

FOTO DIKI WAHYUDI/RADAR MANDALIKA DIKEBUT: Terlihat proyek sirkuit MotoGP Mandalika tengah dikerjakan.

MATARAM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transimigrasi NTB akhirnya melayangkan surat ke PT. ITDC sebagai pengembang KEK Mandalika. Pemprov melayangkan surat dalam rangka mencari tahu data berapa pekerja local yang dilibatkan pihak ITDC dalam proyek di sirkuit MotoGP Mandalika. Namun sayangnya, sampai dengan saat ini pihak ITDC belum merespons surat dinas.
“Kami sedang meminta data di ITDC yang belum dijawab sudah berapa persen tenaga kerja lokal terserap,” ungkap tegas Kadisnakertrans NTB, T Wismaningsih D, Rabu kemarin.
Ditegaskannya, ITDC harus mengalokasikan 69 persen serapan tenaga kerja lokal dari seluruh kegiatan pembanguan di sirkuit yang diundur penggunaannya oleh event MotoGP 2021 ini.

Wismaningsih menjaskan, persentase itu tidak hanya untuk satu tahun namun untuk seterusnya mulai dari kegiatan tahun 2020, tahun 2021 dan tahun-tahun selanjutnya. Pihaknya enggan menyebutkan ITDC belum terbuka. Yang pasti dari keterangan yang disampaikan mayoritas tenaga kerja lokal akan diprioritaskan.
“Baru beberapa yang bekerja tapi karena kita belum dapat informasi jadi kami belum tahu,” katanya.
“(ITDC tidak terbuka?) Mungkin atau gimana saya belum bisa jawab. Kami belum diberikan informasi sudah berapa persen yang terserap,” tambahnya.
Terkait dengan pelatihan Marshal sebanyak 450 orang di Lombok Tengah yang menuai kritik publik, diakuinya saat ini masih sedang ditelusuri. Bahkan informasi yang didapatkan dari Kadinakertran Lombok Tengah mereka tidak dilatih melainkan hanya sosialisasi saja.
“Kami sudah kontak Kadisnakertrans Lombok Tengah. Katanya itu bukan pelatihan melainkan sosilasiasi,” ungkapnya.
Diakuinya, waktu itu pihaknya menerima surat dari Marshal yang meminta kegiatan itu dilaksanakan di Lombok Tengah.
“Makanya acara itu berlangsung di sana, saya tanya di Loteng malah belum ada rekrutmen,” katanya.
Dilanjutkannya, justru mereke mengetahui baru ada lima desa di sekitar KEK Mandalika yang warganya sudah siap dilatih baik itu bahasa Inggris maupun keterampilan lainnya.
“Ada beberapa desa yang kita telusuri, mereka sudah persiapakan diri pelatihan bahasa inggris,” pungkasnya.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi pihak ITDC.(jho)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Target Pemerintah, Juli Sekolah Tatap Muka

Read Next

Diduga Ada Broker Lapak depan RS Tripat Gerung

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *