Dispar KLU, Cek Kesiapan Hotel dan Restoran Sambut Superbike

f sharing scaled

AHMAD ROHADI/RADAR MANDALIKA SHARING: Dinas Pariwisata dan pelaku wisata yang tergabung dalam asosiasi saat sharing informasi menyangkut kesiapan menyambut World Superbike Mandalika 2021, kemarin.

KLU–Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Lombok Utara menemui sejumlah pengusaha hotel dan restoran di Gili Trawangan yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Gili Trawangan (APGT) dan Gili Hotel Asosiation (GHA). Pertemuan ini dalam rangka menyongsong kesiapan Lombok Utara dalam menyambut gelaran World Superbike Mandalika 2021 mendatang.

Dalam sharring menyangkut pariwisata itu, hadir langsung Kepala Dinas Pariwisata Lombok Utara Ainal Yakin, Kepala Bidang Pemasaran Raden Santyo, Kepala Bidang Destinasi Wayan Subada, Ketua APGT Acok Zani Basok, Ketua GHA Lalu Kusnawan dan sejumlah pengusaha hotel lainnya.

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Utara, Ainal Yakin menyampaikan dalam menyongsong World Superbike Mandalika 2021 mendatang, tentu sejumlah upaya harus dipersiapkan. Terutama soal kesiapan hotel yang ada di tiga gili. Disamping menyangkut protokol kesehatan, karena saat ini masih dalam situasi pandemi. Sehingga itu pihaknya ingin memastikan sejumlah hotel dan restoran sudah bersertifikat CHSE, dan juga memastikan para pelaku wisata dan masyarakat setempat telah tervaksin covid-19.

“Kita hari ini sharring dengan pelaku wisata terkait dengan apa menjadi peluang kedepan dan yang perlu disinergikan bersama dengan pemerintah untuk memajukan sektor pariwisata ini. Intinya kita terbuka dan siap menerima masukan,” ungkapnya.

Sebagai kepala dinas yang baru menjabat, Ainal Yakin berharap dapat menggali detail potensi dan kendala yang terjadi dalam pengembangan sektor pariwisata. Sehingga menjadi rujukan ke depan dalam mengambil kebijakan oleh pemerintah dalam menguatkan sektor pariwisata. Karena menurutnya pariwisata tidak bisa sendiri dipikirkan oleh Dispar. “Kita ingin mengambil peluang besar dari event World Superbike Mandalika, salah satu yang akan kita persiapkan yakni menggelar event sebelum gelaran dan setelahnya. Hal ini tidak lain untuk menarik lama tinggal para wisatawan,” cetusnya.

Sementara itu Ketua GHA, Lalu Kusnawan menyampaikan terkait dengan kesiapan menyambut event World Superbike Mandalika 2021. Pihaknya telah menjawab apa yang menjadi kekhawatiran soal protokol kesehatan. Dimana katanya, soal CHSE sudah 100 persen hotel dan restoran yang sudah buka di tiga gili bersertifikat CHSE. Begitu juga dengan vaksinasi, pihaknya di asosiasi telah melakukan beberapa kali gelaran vaksin untuk masyarakat tiga gili dan para pelaku wisata. “Ini membuktikan kami sangat antusias menyambut gelaran kedepan. Kami telah siapkan paket komplit bagi pengunjung. Kita ingin tiga gili ini dikenang secara positif oleh para wisatawan,” tuturnya.

Menyangkut kesiapan penginapan, di tiga gili kata Kusnawan, ada 9 ribu kamar penginapan dan 500 property yang siap memanjakan wisatawan yang berkunjung. Sebagai daya dukung kedepan, ia juga meminta pemerintah bagaimana memikirkan daya tarik wisatawan agar kedepan banyak yang menginap di tiga gili. Salah satunya menggelar even sebelum dan sesudah World Superbike Mandalika.

Disarankan juga agar kedepan dinas membantu dalam menyiapkan space atau ruang promosi wisata bagi kawasan wisata yang ada di Lombok Utara. “Kita punya budaya dan adat yang dapat dijual kepada wisatawan, saya rasa moment ini harus dimanfaatkan dengan baik,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua APGT, Acok Zani Basok. Pihaknya di asosiasi sudah melakukan upaya promosi dalam membangkitkan icon wisata di tiga gili di tengah pandemic. Ttanpa dukungan pemerintah pun kata Basok, tetap jalan.

Ia meminta dalam menyongsong event mendatang, upaya sterilisasi harus diperkuat di pelabuhan Bangsal yang menjadi pintu masuk utama wisatawan. Salah satunya untuk pelayanan yang lebih baik dan CHSE. “Buat even sebelum acara Super Bike Mandalika, perlu untuk jadi magnet. Bisa bikin triatlon, funbike, lari, nyebrang dan akses fasilitas kano. Banyak opsi dan pilihan saya rasa, yang penting kita mau, dan siap bergandengan tangan,” ujarnya.(Dhe/adv)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Kasus UTD, Kejari: Kami Mau Jemput Bola

Read Next

OJK NTB: Kita Hormati Proses Hukum di Polda

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *