Diingatkan Cek Kedaluarsa Vaksin Covid-19

F Vaksin

DOK / RADAR MANDALIKA VAKSINASI: Sejumlah OPD dan instansi vertikal lainnya, saat menjalani vaksinasi di Kantor DPRD Lotim, kemarin.

LOTIM – Vaksin Sinovac Corona Virus Disease (Covid-19), memiliki masa kedaluarsa. Menghindari penyuntikan vaksin yang kedaluarsa, petugas vaksinasi ditingkat Puskesmas diingatkan tetap mengecek masa pakai vaksin Covid-19.

“Kami sudah ingatkan puskesmas, untuk tetap memperhatikan tanggal kedaluarsa. Vaksin harus digunakan sebelum tanggal kedaluwarsa,” tegas H Pathurrohman, Kepala Dikes Lotim, via ponselnya, kemarin.

Dikatakan, kuota vaksin pertama yang berjumlah 10 ribu lebih, masa kedaluarsanya mulai (23/3) mendatang. Vaksin tahap pertama yang difokuskan untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) itu, telah digunakan hingga 80 persen lebih. Hanya beberapa nakes yang belum dilakukan vaksin, karena berbagai faktor, mulai dari tensi yang terlalu tinggi, dan lainnya. Ada pula nakes yang tidak bisa dilakukan vaksin, sebab comorbid (adanya penyakit penyerta, red). “Mudahan vaksinasi tenaga kesehatan tuntas. Karena tinggal beberapa orang saja,” katanya.

Kaitan dengan vaksinasi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri dan instansi vertikal lainnya, masa kedaluarsa vaksin masih cukup lama. Vaksin tahap kedua yang berjumlah 5070 vaksin lebih ini, saat ini sedang berjalan disejumlah titik, yang telah ditetapkan.

Sejauh ini sambung Pathurrohman, vaksinasi terhadap ASN, TNI, Polri dan instasi vertikal lainnya, telah mencapai 60 persen. Kuota vaksin yang didapat Lotim tahap dua ini, masih jauh dari jumlah usulan. Terlebih jumlah ASN Lotim saja, hingga 12 ribu ASN. Belum lagi ditambah honorer dan lainnya.

“Insya Allah, kami selalu memperhatikan masa penggunaan vaksin. Kami upayakan, vaksin sudah habis digunakan, sebelum terjadi kedaluarsa,” pungkasnya. (fa’i/r3)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Amaq Ohan Berhasil, Pemerintah Turun Tangan

Read Next

Wagub Surati Kepala Daerah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *